Malas Gerak, Ini 5 Penyakit yang Mengintai Kaum Rebahan

Health / 10 October 2022

Kalangan Sendiri

Malas Gerak, Ini 5 Penyakit yang Mengintai Kaum Rebahan

Lori Official Writer
389

Kehadiran ponsel membuat banyak orang mulai malas gerak dan memilih nyaman rebahan sepanjang hari. 

Tapi tahukah Anda bahwa menghabiskan waktu terlalu banyak berbaring di tempat tidur, bukan istirahat, maka tubuh tidak akan berfungsi maksimal dalam membakar kalori. 

Parahnya, kurang bergerak secara fisik pun bisa menjadi faktor utama dari penyebab beragam penyakit kronis seperti stroke, serangan jantung, gagal ginjal, diabetes, kardiovaskuler dan hipertensi.

Berikut 5 jenis penyakit yang mengintai kaum rebahan.

1. Gangguan Paru dan Darah 

Rebahan di tempat tidur dalam waktu yang cukup lama bisa meningkatkan risiko pneumonia dan atelektasis (menurunnya fungsi kerja paru-paru).

Cairan menumpuk di paru-paru karena otot tidak bekerja mengeluarkan kelebihan cairan dari tubuh. Hal ini menyebabkan paru-paru kesulitan untuk mengembang saat tubuh berbaring, sehingga darah terkumpul di area dada. Dalam kondisi ini, volume paru-paru akan mengalami penurunan. 

Kondisi ini menyebabkan pernapasan menjadi lebih dangkal dan pertukaran oksigen-karbon dioksida semakin buruk di paru-paru.

 

2. Gangguan Metabolisme dan Sistem Hormonal

Rebahan di tempat tidur dalam waktu yang lama bisa menyebabkan banyak perubahan kompleks terhadap hormon dan cairan dalam tubuh. 

Kurangnya gerak fisik bisa menyebabkan penimbunan lemak di dalam tubuh dan hal ini bisa berujung pada serangan diabetes karena otot yang tidak bergerak bisa merusak kerja insulin dan menyebabkan peningkatan kadar gula darah.

3. Menyebabkan gangguan kesehatan mental dan depresi

Kurangnya aktivitas fisik bisa menyebabkan beragam risiko kesehatan mental dan kognitif, termasuk kecemasan, depresi, temperamen, apatis, gangguan tidur dan linglung.

 

4. Gangguan Pencernaan dan Ekskresi

Terlalu lama rebahan rupanya bisa berujung pada beragam masalah pencernaan lho! Salah satu diantaranya bisa menyebabkan sembelit. Hal ini bisa terjadi karena seseorang kurang gerak, tidak memenuhi asupan cairan tubuh dan jadwal makan yang teratur. 

Selain itu, rebahan di tempat tidur dalam jangka waktu yang lama juga bisa membuat proses buang air kecil menjadi tidak efektif. Kandung kemih akan lebih sulit melakukan kerjanya sehingga air kencing tertahan dalam waktu yang lama. Kondisi ini bisa menyebabkan infeksi dan batu ginjal karena ekskresi kalsium yang lebih besar.

 

5. Nyeri Punggung

Selain menyebabkan massa otot yang menurun, rebahan terlalu lama di tempat tidur rupanya berisiko menyebabkan nyeri bagian punggung. 

Dalam kondisi berbaring, punggung akan menahan beban. Jika posisi ini dibiarkan dalam waktu yang lama, maka punggung akan menyalami cedera yang terasa nyeri ketika bergerak.

Hal serupa juga terjadi jika seseorang berbaring dengan satu posisi yang sama dalam waktu yang panjang. Bagian tubuh yang menahan beban akan mengalami penurunan sirkulasi ke kulit yang menutupi bagian tubuh. Akibatnya, semakin sedikit oksigen dan nutrisi yang dikontribusikan ke kulit, maka kulit akan rentan mengalami cedera, baik karena tekanan maupun gesekan.

Bagian yang paling rentan mengalami nyeri biasanya adalah pinggul, tulang ekor, tulang belikat, dan sepanjang tulang belakang. 

Supaya tulang dan bagian tubuh tetap bugar, sangat dianjurkan untuk bergerak atau berolahraga minimal 30 menit setiap hari. Pastikan untuk keluar ruangan dan berjalan santai di sekitar lingkungan rumah.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami