Kenapa Musik Penting di Dalam Ibadah Kristen?

Kata Alkitab / 6 October 2022

Kalangan Sendiri

Kenapa Musik Penting di Dalam Ibadah Kristen?

Lori Official Writer
786

Budaya masyarakat di berbagai negara menempatkan musik sebagai sesuatu yang begitu melekat dengan kehidupan mereka. Musik dan tarian menjadi satu kesatuan yang tak bisa terpisahkan. Pentingnya peran musik juga dicatat di dalam Alkitab, khususnya kitab Mazmur sebagai bagian kitab mazmur atau nyanyian terpanjang Alkitab.

Lebih dari 7 persen isi Alkitab berisi pujian. Kemudian diikuti oleh beberapa pasal di Kidung Agung dan Pengkhotbah. Sementara di Perjanjian Baru, pujian bisa ditemukan di Wahyu 5, 7 dan 15. 

Musa dan Daud adalah dua tokoh musisi di Perjanjian Lama. Musa memiliki 3 lagu yang dinyanyikan dalam peristiwa pembebasan bangsa Israel (Keluaran 15: 1-8). Dia menyanyikan lagu tentang kesetiaan Allah sebelum kematiannya (Ulangan 32: 1-43).

Sementara Daud adalah seorang pemazmur yang menulis lebih dari 150 lagu di dalam kitab Mazmur. Pada zamannya, dia adalah seorang musisi yang diberi kepercayaan untuk menghibur Raja Saul di istananya (1 Samuel 16: 14-23). Selama pemerintahan Daud, dia bahkan membentuk tim pujian dari suku Lewi yang melayani Tuhan (1 Tawarikh 15: 16).

Musisi lain yang juga ditulis di Alkitab adalah Asaf (menulis 12 Mazmur), anak-anak Korah (10 Mazmur), Salomo (2 Mazmur dan 1005 lagu lain), Heman (1 Mazmur) dan Ethan (1 Mazmur).

 

Baca Juga: Buat Para WL, 7 Cara Ini Bisa Bantu Kamu Pilih Lagu yang Tepat di Ibadah

 

Musik Dalam Perjanjian Lama

Alkitab mencatat bahwa musik kerap digunakan di dalam berbagai kegiatan kehidupan (tercatat dalam Kejadian 31: 27; Keluaran 32: 17-18; Bilangan 27: 17; Hakim 11: 34-35; Yesaya 16: 10; Yeremia 48: 33). 

Berikut beberapa diantaranya:

  • Musik untuk pertobatan (1 Raja-raja 1: 39-40; 2 raja-raja 11: 14; 2 Tawarikh 13: 14; 2 tawarikh 20: 28)
  • Iringan upacara tertentu di istana (2 Samuel 19: 35; Pengkhotbah 2: 8)
  • Iringan pesta (Yesaya 5: 12; 24: 8-9)

Di Perjanjian Baru, dua injil menyebutkan fakta bahwa Yesus dan murid-murid-Nya menyanyikan sebuah himne di akhir Perjamuan Terakhir (Matius 26: 30 dan Markus 14: 26). Di bagian injil yang lain, musik menjadi bentuk dari perkabungan (Matius 9: 23) dan iringan perayaan (Lukas 15: 25).

Sementara Paulus menyampaikan kepada jemaat gereja untuk menggunakan musik di tengah pertemuan ibadah.

“…dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati.” (Efesus 5: 19)

“Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.” (Kolose 3: 16) 

 

Baca Juga: Ibadah Itu Cerminan Gaya Hidup Orang Percaya

 

Musik di Dalam Kehidupan Orang Kristen Saat Ini

Sejak 2000 tahun silam, ternyata kehidupan masyarakat tidak terlepas dari musik. Bahkan di dalam praktiknya gereja sendiri menempatkan musik sebagai bagian dari ibadah penyembahan. 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami