Doa yang Benar dan Dikehendaki Tuhan

Doa yang Benar dan Dikehendaki Tuhan

Lori Official Writer
      1081

Matius 6: 6

Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.

 

 

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 18; Matius 18; Kejadian 35-36

Apa yang terjadi dengan lemari doa? Jika Anda pernah mendengarnya, itu hanyalah tempat pribadi untuk menghabiskan waktu bersama Tuhan. Ini bisa berupa lemari, kamar pribadi atau bahkan kursi di sudut kamar tidur Anda.

Kalau saya sendiri, punya kursi boneka di ruang kerja saya. Ini adalah tempat dimana saya selalu menyendiri dalam doa bersama Tuhan.

Alkitab mencatat bahwa Tuhan Yesus sendiri pergi untuk berdoa sendirian.

“Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.” - Markus 1: 35

Hal ini penting untuk kita ketahui. Karena itu Tuhan Yesus memberitahu kita dalam Matius 6: 6. Katanya, “Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”

Di tiga ayat berikutnya, Dia mengajarkan kita cara berdoa yang benar. Tuhan Yesus mengajarkan kita cara berdoa yang benar.

“Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)” – Matius 6: 9-13

Kami menyebutnya Doa Bapa Kami, yang menggambarkan hubungan pribadi yang intim setiap hari dengan Bapa kita. Saat Anda memasuki lemari doa atau kamar doa Anda, carilah Tuhan dan biarkan Dia berbicara di dalam hati Anda. Hal ini akan menjadi kebiasaan yang Anda sukai. Anda akan merasakan hubungan yang semakin intim dan kuat dengan Tuhan. 

 

Baca Juga:

Saat Tuhan Menutup Pintu

Maukah Engkau Membiarkan Roh Kudus Menuntun Hidupmu?

 

Lakukanlah kebiasaan ini dengan sungguh, bukan hanya sekadar masuk dan berdoa seadanya. Karena ada banyak juga yang menjadikan lemari doa sebagai lemari untuk perbekalan. Kita hanya masuk ke sana untuk satu tujuan tertentu saja. Kita tidak pergi ke sana karena hubungan kita dengan Tuhan. 

Alih-alih mencari Dia, kita mencari sesuatu! Kita bahkan membangun rak di dalam lemari doa kita sehingga kita sulit untuk masuk ke sana. Jadi kita cukup meraih dan mendapatkan apa yang kita inginkan saja. 

Tapi apakah itu yang disebutkan Tuhan Yesus tentang doa yang benar? Sudah saatnya kita mengeluarkan rak itu dan mengkhususkannya sebagai lemari doa kita.

Kita harus membuat lemari itu bisa kita masuki, hingga seluruh tubuh dan Roh kita bersekutu dengan Tuhan. Di dalam lemari doa, kita harus menyerahkan diri kita kepada Dia dan belajar menikmati hadirat Tuhan. Inilah yang Tuhan inginkan. Inilah yang menyenangkan hati Bapa kita.

“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” – Matius 6: 33

Saat kita mencari hadirat Tuhan, Dia melihat kebutuhan kita dan memberi kita reward.

 

 

Hak cipta Gene Markland, digunakan dengan izin CBN

 


 

Anda diberkati dengan renungan harian kami? Mari dukung kami untuk terus memberkati lebih banyak orang melalui konten-konten terbaik di website ini.

Yuk bergabung jadi mitra Jawaban.com hari ini.

 

DAFTAR

Ikuti Kami