Biar Berhasil Jalani Diet Intermittent Fasting, Hindari Lakukan Kebiasaan Ini…

Health / 21 September 2022

Kalangan Sendiri

Biar Berhasil Jalani Diet Intermittent Fasting, Hindari Lakukan Kebiasaan Ini…

Lori Official Writer
282

Selain mampu membentuk kembali tubuh secara ideal, diet intermittent fasting juga berguna untuk menyeimbangkan kembali pola hidup yang sehat. 

Di masa ini, ada banyak orang yang memilih diet intermittent fasting sebagai pilihan untuk menurunkan berat badan. Jika dilakukan dengan benar, hasilnya memang akan sangat memuaskan. 

Tetapi ada saja yang gagal mendapatkan hasil yang diharapkan. Hal ini terjadi karena tidak menjalani diet intermittent fasting sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Sebagaimana diketahui, jika diet ini pada umumnya dijalankan dengan aturan hanya bisa makanan di waktu-waktu tertentu, seperti: 

1. Metode 5: 2 yaitu makan secara teratur selama lima hari seminggu. Selama dua hari lainnya membatasi jumlah asupan hanya sekitar 500-600 kalori.

2. Metode makan dengan batasan waktu tertentu, seperti 16/8 atau 14/10 dimana seseorang mengkonsumsi kalori hanya dalam periode waktu tertentu sepanjang hari.

3. Metode 16: 8 merupakan puasa yang dilakukan selama 16 jam per hari, lalu mengkonsumsi semua jenis makanan dalam 8 jam berikutnya. Misalnya, puasa dari 9 pagi sampai 5 sore, 10 pagi sampai 6 sore dan jam 12 siang sampai jam 8 malam.

4. Puasa bergantian dilakukan secara teratur di hari-hari tertentu yang sudah ditetapkan. Misalnya puasa di hari ketiga setiap minggu dan di sisa minggu selanjutnya, seseorang hanya makan jumlah kalori di siang hari. Seiring waktu, kondisi ini menciptakan deficit kalori yang memungkinkan orang tersebut mengalami penurunan berat badan.

Namun seiring menjalani berbagai metode ini, ada saja yang tampaknya merasa jika diet yang dijalani tidak berhasil. Kenapa hal tersebut bisa terjadi?

 

Baca Juga: Mengenal Pola Diet ‘16:8 Intermittent Fasting’ yang Dijalani Artis Jennifer Aniston

 

Ada beberapa kemungkinan yang bisa menjadi faktor penyebab gagalnya diet intermittent fasting, diantaranya:

1. Masih mengkonsumsi makanan yang dilarang, seperti masih mengkonsumsi junk food, makanan berkalori tinggi, gorengan dan cemilan. 

2. Tidak dilakukan secara bertahap. Seperti mencoba memulai dengan metode 5: 2 yang lebih ringan. Ada banyak orang yang memulai intermittent fasting dengan terburu-buru melakukan puasa berat. Dalam hal ini risikonya bisa sangat fatal bagi kesehatan.

3. Makan terlalu banyak selama jeda. Dalam metode 16: 8, banyak orang yang mencoba membalaskan dendam dengan mengkonsumsi makanan secara berlebihan setelah puasa 16 jam. Tentu saja hal ini tidak sesuai dengan aturan diet yang ditentukan. Karena bagaimanapun, kebiasaan makan setelah puasa harus tetap dijaga dan dikontrol sebaik mungkin.

4. Makanan yang dikonsumsi tidak mencukupi nutrisi dalam tubuh. Banyak orang yang tidak memikirkan makanan apa yang seharusnya dikonsumsi setelah puasa dalam waktu tertentu. Tubuh memerlukan pemenuhan gizi yang seimbang setelah menjalani puasa, karena itu penting untuk menikmati makanan bergizi dan sehat. Begitu juga harus tetap diseimbangkan dengan berolahraga.

 

Baca Juga: Diet Dengan Puasa, Sehatkah dan Nutrisi Tubuh Terpenuhi?

 

5. Tidak cukup minum air. Puasa bukan berarti tidak minum. Minum air adalah faktor kunci untuk menjaga tingkat energi baik. Saat tubuh kekurangan air, maka hal ini bisa berujung pada kelelahan, kram, sakit kepala dan banyak risiko kesehatan lainnya.

Jika Anda merasa gagal menjalani diet intermittent fasting dan masih merasa bingung dengan alasannya, mungkin 5 faktor di atas bisa jadi bahan evaluasi.

Semoga informasi ini bermanfaat ya!

Sumber : Indiatimes.com
Halaman :
1

Ikuti Kami