Iman yang Berani
Kalangan Sendiri

Iman yang Berani

Hilda Tri Lestari Contributor
      871

Efesus 3:12

Di dalam Dia kita beroleh keberanian dan jalan masuk kepada Allah dengan penuh kepercayaan oleh iman kita kepada-Nya.

 

Bacaan setahun : Mazmur 53; Markus 3; Yesaya 59-60

Kita dimasa lalu adalah orang-orang berdosa yang telah diampuni dosanya lewat pengorbanan Tuhan Yesus. Hidup kita sebagai seorang percaya sesungguhnya sudah dimerdekakan oleh penebusan-Nya dikayu salib.

Tetapi seringkali Iblis mencoba untuk mengintimidasi kita dengan menaruh benih-benih keraguan dalam pikiran kita. Kita mulai mempertanyakan kelayakan kita dan kuasa pengorbanan-Nya. Sayangnya beberapa anak Tuhan percaya akan tipu muslihat iblis ini. Mereka merasa bahwa dosa mereka sudah begitu besar dan tidak mungkin bisa diampuni sekalipun oleh pengorbanan-Nya yang besar. Orang-orang ini malah makin terpuruk dengan perbuatan-perbuatan daging.

Dalam Galatia 5:1 dikatakan Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan. Artinya kita harus memiliki sikap hati yang kuat untuk tetap teguh dan jangan mau ditipu oleh tipu muslihat iblis.

Kita harus benar-benar percaya dengan keteguhan iman, bahwa Ia Allah yang telah memerdekakan kita dari kuk dosa. Bahkan lebih daripada itu kita harus benar-benar percaya bahwa kita adalah pribadi yang sangat dikasihi-Nya.

Oleh sebab itu sahabat, Tuhan memberikan kekuatan kepada kita untuk memperoleh keberanian, ambil itu sebagai bentuk kepercayaan iman kita! Kita adalah orang-orang yang dimerdekakan dan orang-orang yang dikasihi-Nya.

Tuhan Yesus memberkati.

Ikuti Kami