Heboh, Pembangunan Gereja Lumajang Ini Diprotes Warga Karena Hal Ini…

News / 3 August 2022

Kalangan Sendiri

Heboh, Pembangunan Gereja Lumajang Ini Diprotes Warga Karena Hal Ini…

Lori Official Writer
428

Sebuah gedung gereja di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur yang sudah berdiri sejak tahun 1972, menjadi bahan permasalahan bagi warga sekitar. Pasalnya, Gereja Pantekosta yang berlokasi di Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, Lumajang ini memang tengah dalam tahap renovasi bangunan. 

Meski sudah lama berdiri, warga masih meragukan keabsahan izin mendirikan bangunan (IMB) gedung gereja untuk rumah ibadah. Banyak yang menduga jika awalnya gereja tersebut diperuntukkan sebagai rumah tinggal pendeta. Alasan inilah yang mendasari terjadinya protes pembangunan gereja, sehingga proses pembangunan terpaksa dihentikan untuk sementara waktu.

 

Baca Juga: Pengrusakan Rumah Ibadah yang Pernah Terjadi Dalam Alkitab

 

Persoalan IMB rumah ibadah pun kembali menimpa gereja ini. Namun kali ini, persoalan segera ditempuh dengan jalan mediasi melalui bantuan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan pemerintah Kabupaten Lumajang. 

Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyampaikan bahwa persoalan Gereja Pentakosta Lumajang ini sedang dalam tahap evaluasi. Melalui IMB yang dikantongi, dia menegaskan bahwa proses pembangunan boleh dilanjutkan kembali namun dengan syarat bangunan hanya difungsikan untuk rumah tinggal pendeta.

“Pembangunan tetap bisa dilanjutkan dengan syarat peruntukannya dikembalikan ke fungsi awal sebagai tempat tinggal pendeta,” ungkapnya.

 

Pemerintah Janjikan Lokasi Baru Untuk Gereja

Meski pada akhirnya bangunan tersebut hanya diperuntukkan sebagai rumah pendeta, namun Bupati Lumajang tersebut berjanji akan mencarikan lokasi baru untuk mendirikan Gereja Pentakosta tersebut. Tentunya dia akan mengajak pihak gereja mencari lokasi yang lebih nyaman dan pas untuk menciptakan kondusifitas bersama.

 

Baca Juga:

Pencabutan IMB Gereja Bantul Berbuntut Panjang, Pendeta Lakukan Ini ke Bupati Bantul

Mediasi Ditolak, Wali Kota Semarang Janji Masalah IMB Gereja Baptis Selesai Dalam Sebulan

 

Lokasi ini akan tetap berada di sekitar Kemacatan Tempeh. Pasalnya kebanyakan jemaat berasal dari wilayah tersebut.

“Tempat gereja baru nanti akan kami putuskan secara bersama-sama dengan pihak gereja, kita cari tempat yang representatif, lebih nyaman, tenang dan kondusif, tentu masih di Kecamatan Tempeh,” ungkapnya.

Sebagai warga gereja, mari bersama-sama belajar dari kasus-kasus penolakan pembangunan gereja di Indonesia selama ini. Kebanyakan diantaranya menghadapi persoalan karena rumah tempat tinggal dijadikan sebagai gereja. Karena itu, kita perlu memperhatikan solusi untuk pembangunan gereja yang lebih aman dan kondusif bagi semua lapisan masyarakat.

Sumber : Kompas.com
Halaman :
1

Ikuti Kami