Sakit Berhari-hari, Batita Di Kupang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan Gratis

Health / 31 July 2022

Kalangan Sendiri

Sakit Berhari-hari, Batita Di Kupang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan Gratis

Aprita L Ekanaru Official Writer
288

Arnis Sora (2 tahun) mengalami panas, demam, sampai muntaber sejak Jumat 15 Juli yang lalu. Parahnya, pada Minggu (17/07) pagi batita Arnis bahkan sempat mengalami kejang-kejang.

Orang tua Arnis menitipkan ia dan kakaknya ke oma dan opanya sejak 2 tahun lalu karena mereka mencari pekerjaan di luar kampung mereka. Papa Arnis mencari pekerjaan di Kalimantan sementara mamanya bekerja sebagai pembantu rumah tangga di kota Kupang.

Opa Nitanael Sora (63 tahun) dan Oma Orpa (54 tahun) belum sempat membawa batita ini ke dokter, karena ada pekerjaan kebun yang harus mereka kerjakan, belum lagi ada kakak Arnis usia 4 tahun yang juga harus mereka urus.

Untuk kehidupan sehari-hari, Opa dan Oma Arnis menggantungkan hidup mereka dengan bekerja sebagai petani jagung, kacang tanah dan sayur-sayuran di kebun milik mereka.

Mengetahui bahwa Minggu (17/07) itu, ada kegiatan baksos kesehatan di gereja mereka  GMIT Sesawi Oenuntono, Opa dan Oma Arnis segera membawa dan memeriksakan kesehatan cucunya ke sana. Mereka dilayani dengan baik dan setelah diperiksa oleh dokter yang bertugas, Arnis boleh pulang setelah diberikan obat-obatan.

Pada Selasa (19/07), fasilitator kami yang berada di Kupang menghubungi Opa Nitanael dan Oma Orpa untuk menanyakan kabar batita Arnis, mereka mengatakan: "Puji Tuhan, setelah meminum obat yang diberikan dokter pada baksos kemarin dan didoakan, suhu badan Arnis mulai turun, ia sudah tidak demam dan muntaber lagi. Hanya memang dia masih rewel dan badannya masih sedikit lemas. Namun Arnis sudah mau makan dan minum."

Opa Nitanael dan Oma Orpa sangat mengucap syukur dan berterima kasih kepada tim kemanusiaan CBN dan tim medis dari gereja Mitra yakni GMIT Kota Baru yang telah menyelenggarakan baksos kesehatan ini di desa mereka. Hari itu kami bisa melayani 150 orang pasien dengan dibantu oleh 5 tenaga medis dan 10 sukarelawan. Adapun 3 penyakit yang banyak diobati yaitu ISPA atau dikenal dengan Infeksi saluran napas atas, myalgia atau nyeri otot dan dispepsia atau maag. 

Sumber : oborberkat.com
Halaman :
1

Ikuti Kami