PGI Minta Tarik Buku PPKN Kemendikbudristek Soal Trinitas Katolik-Protestan yang Keliru

News / 27 July 2022

Kalangan Sendiri

PGI Minta Tarik Buku PPKN Kemendikbudristek Soal Trinitas Katolik-Protestan yang Keliru

Lori Official Writer
462

Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) meminta Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menarik peredaran buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) terkait konten tentang Trinitas atau Tri Tunggal yang dipercaya oleh umat Katolik dan Protestan.

Buku PPKN SMP kelas VII tulisan Zaim Uchrowi dan Ruslinawati yang terbit tahun 2021 itu menuliskan bahwa di dalam Protestan, “Tuhannya adalah Allah, Bunda Maria dan Yesus Kristus sebagai tiga yang tunggal atau Trinitas”. Sementara di dalam Katolik, “Tuhannya sama dengan Kristen Protestan, yakni Trinitas Allah, Bunda Maria dan Yesus Kristus”. Penjelasan ini tidak sesuai dengan konsep Trinitas di dalam kekristenan.

Kritikan bukan saja datang dari PGI, tetapi banyak kalangan yang menyampaikan keluhan terkait kesalahan penyampaian materi pelajaran di dalam buku tersebut.

Untuk menindaklanjuti kesalahan ini, PGI segera mengirimkan surat keberatan kepada Mendikbudristek Nadiem Makarim pada Selasa, 26 Juli 2022. Surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum PGI, Pdt. Gomar Gultom, dan Sekretaris Umum PGI, Pdt. Jacklevyn J. Manuputty berisi 3 poin penting, yaitu:

1. Memohon kiranya buku tersebut ditarik dari peredaran dengan penjelasan seperlunya kepada sekolah-sekolah yang sudah sempat menggunakannya.

2. Masih menyarankan kepada Bapak Menteri agar muatan kurikulum terkait Pancasila dan Kewarganegaraan, sebaiknya dibebaskan dari tafsir agama. Untuk itu, sebaiknya buku-buku pegangan maupun pelajarannya tidak memasuki aspek dogma/ajaran mengingat beragamnya denominasi di kalangan umat beragama. Kalaupun harus menjelaskan tentang agama, cukuplah menyebutkan sejarah ringkas dan aspek nilai-nilai etikanya saja.

3. Mengusulkan agar melibatkan kelembagaan dengan otoritas resmi seperti Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) untuk turut menelisik draft yang sementara dikerjakan terkait pokok agama Kristen, sebelum mencapai tahap finalisasi untuk diterbitkan.

 

Respon Mendikbudristek

Terkait surat keberatan PGI ini, Kemendikbudristek akhirnya melakukan pemeriksaan kembali. 

“Pusat Perbukuan Kemendikbudristek tengah melakukan kajian dan menindaklanjuti dengan memperbaiki sesuai masukan yang diterima, khususnya mengenai penjelasan tentang Trinitas dalam agama Kristen Protestan dan Katolik,” demikian disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbudristek Anang Ristanto, Selasa (26/7).

Sementara unt8uk versi cetak, Anang memastikan akan menghentikan proses pencetakan versi lama dan pencetakan selanjutnya akan menggunakan edisi revisi.

“Kami juga akan segera mengedarkan suplemen perbaikannya bagi yang sudah menerima buku,” ungkapnya.

Semoga kasus ini jadi bahan pembelajaran bagi pemerintah dan juga lembaga keagamaan lainnya untuk lebih teliti dalam mengisi konten, khususnya yang berbau keagamaan.

Sumber : PGI
Halaman :
1

Ikuti Kami