Berkat Lagu Rohani, Anak Ini Mengenal Yesus

News / 22 July 2022

Kalangan Sendiri

Berkat Lagu Rohani, Anak Ini Mengenal Yesus

Lori Official Writer
633

Ada sepenggal lirik lagu yang begitu menyentuh hati sosok perempuan muda ini, sebut saja Tari. Demikian bunyinya, “Bukan dengan emas perak, Kau menebus diriku. Oleh segenap kasih dan pengorbananMu.”

 Ya ini adalah lagu rohani yang sudah sangat familiar di kalangan orang Kristen. Judulnya ‘Seperti yang Kau Ingini’. Namun bagi Tari, lagu yang dilantunkan oleh Nikita ini terasa sangat spesial, karena setiap kali mendengarnya ada damai dan ketenangan di dalam dirinya.

Peristiwa itu pertama kali dia alami ketika masih duduk di bangku SMA. Hingga muncul sebuah keinginan untuk mengetahui dari mana rasa damai tersebut berasal. Keingintahuan ini pun membawa Tari kepada penjelajahan tentang Siapa Isa al-Masih itu. Sebagai sosok anak yang lahir di tengah keluarga Non-Kristen, Tari tentu saja melakukannya diam-diam. Dia tetap menjalankan ibadah sesuai dengan kewajiban agamanya.

Hingga suatu malam, Tari bermimpi. Dia mendapati dirinya berada di sebuah jalan panjang yang seolah tak ada ujungnya. Dia sama sekali tak paham apa arti mimpi tersebut. Tetapi mimpi yang sama kembali terulang beberapa minggu kemudian. Namun kali ini, jalan yang tak berujung tersebut berakhir dengan munculnya sebuah cahaya yang begitu terang. Saat itulah Tari mendengar sebuah suara berseru, “Akulah jalan, kebenaran dan hidup.”

“Saya tidak bisa melupakan kata-kata itu dari pikiran saya. Akhirnya, saya mencoba mencarinya di google dan menemukan ayat Yohanes 14: 6 di dalam Alkitab. Saya menyadari bahwa Isa al-Masih (Yesus) itu adalah jalan dan kebenaran dan hidup. Saya merinding jika mengingat saat itu,” ungkap Tari.

Tari semakin menggali tentang rasa penasarannya akan sosok Tuhan Yesus ketika dia tinggal di rumah pamannya, yang merupakan seorang Kristen. Lalu dia mulai diajak ke gereja. Setelah masa pencarian tersebut, dia memutuskan untuk mengikut Yesus.

“Saya sangat senang karena saya akhirnya jadi orang percaya. Saya sangat senang, saya membeli kalung salib,” ungkapnya.

Melalui pelayanan Open Doors, Tari akhirnya mendapatkan bimbingan rohani lewat seorang mentor. “Dan saat mentor saya bertanya apakah saya ingin dibaptis, saya langsung menjawab ya. Apapun yang terjadi nanti,” terangnya.

Ujian iman pun datang. Keluarganya tahu jika dia sudah menjadi seorang Kristen. Penolakan yang dia hadapi di keluarga membuat Tari memutuskan untuk tinggal di rumah sang mentor. Meskipun harus ditolak keluarga, Tari terus berdoa supaya suatu saat nanti keluarganya mau menerima keputusan yang dia ambil.

Namun menakjubkannya, Tuhan memakai Tari untuk menjangkau anak-anak seusainya. Satu diantaranya telah menerima Yesus.

Pekerjaan Tuhan sungguh ajaib dan menakjubkan bukan? Jika Anda ingin lebih banyak orang diselamatkan, berdoalah bagi jiwa-jiwa yang siap untuk dituai bagi kerajaan Allah.

Sumber : Christiantoday.com
Halaman :
1

Ikuti Kami