Mengelola Kebun Sayur, Bapak Ini Temukan Harapan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga

News / 29 June 2022

Kalangan Sendiri

Mengelola Kebun Sayur, Bapak Ini Temukan Harapan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga

Aprita L Ekanaru Official Writer
653

Di usia yang sudah tidak muda lagi, Bapak Mickael Rahmansius (47 tahun) masih belum memiliki sumber pendapatan yang memadai untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup kedua anak dan istrinya.

Keluarga ini tinggal di Dusun Angkamu, Desa Kayuara, Kalimantan Barat, tepatnya 155 km dari ibu kota Kalimantan Barat. Selama ini, Bapak Mickael hanya mengandalkan pendapatan dari hasil bertani di sebidang kecil kebun sawit dan bertanam padi yang hanya setahun sekali ditanam.

Seperti jawaban dari masalah yang sedang dialami Bapak Mickael, OBI memberikan program pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pengembangan kebun sayur. Informasi ini didengarnya dari sanggar belajar anak SOL (School of Life) di GBI Kerajaan Allah Darit, tempat anaknya belajar. Bapak Mickael merasa sangat bersemangat dan langsung mendaftar untuk mengikuti seleksi sebagai calon penerima bantuan kebun sayur.

Puji Tuhan! Bapak Mickael lulus seleksi, ia sangat bersemangat mengerjakan pengolahan lahan untuk persiapan menanam benih sayuran yang diberikan oleh OBI. Benih yang diberikan adalah benih kacang panjang, bayam dan kangkung. Selain benih-benih sayuran, Bapak Mickael juga menerima bantuan pupuk dan peralatan untuk pengembangan program kebun sayur.  

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada OBI. Melalui program kebun sayur ini, saya mendapat bimbingan dan arahan bagaimana cara bertani sayuran yang baik dan benar, mulai dari persiapan lahan yaitu pengolahan dan pemupukan dasar, cara tanam dan perawatan tanaman, sehingga pengetahuan saya menjadi bertambah dalam hal pertanian.” Ungkap Bapak Mickael.

Saat ini tanaman sayuran Bapak Mickael baru berumur 2 minggu, dan masih dalam masa pertumbuhan. Jika tidak ada masalah, dalam waktu 2 minggu kedepan Bapak Mickael sudah bisa mulai untuk memanen kangkung dan bayam, yang kemudian akan menyusul panen kacang panjang. Melalui program pengembangan kebun sayur ini, Bapak Mickael berdoa dan berharap semoga program ini nantinya dapat menjadi solusi baginya dalam meningkatkan pendapatan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

Sumber : www.oborberkat.com
Halaman :
1

Ikuti Kami