Perjuangkan Anak Saat Sakit, Ini yang Banyak Orang Tak Tahu Soal Kasih Seorang Ibu

Relationship / 28 June 2022

Kalangan Sendiri

Perjuangkan Anak Saat Sakit, Ini yang Banyak Orang Tak Tahu Soal Kasih Seorang Ibu

Lori Official Writer
900

Pada Minggu, 26 Juni 2022, tepat di Car Free Day (CFD) Jakarta, seorang ibu bernama Santi membawa sebuah papan baleho bertuliskan “Tolong Anakku Butuh Ganja Medis”. Dia pun tampak membawa seorang anak yang duduk di kursi stroli yang didorong oleh sang suami.

Rupanya hal ini dia lakukan sebagai perjuangan untuk perawatan medis sang anak yang didiagnosa menderira cerebral palsy yaitu kondisi kelainan gerakan, tonus otot atau postur yang disebabkan oleh kerusakan yang terjadi pada otak yang belum berkembang saat berada di dalam kandungan.

Sang ibu menuntut pemerintah untuk mengizinkan penggunaan ganja medis sebagai pengobatan terhadap penyakit ini. Terutama ketika anak mengalami kejang parah dan epilepsy bagi penderita cerebral palsy. 

Menurutnya, salah satu terapi yang dibutuhkan sang anak adalah CBD Oil atau minyak yang dibuat dari ekstrak tanaman ganja. 

 

Baca Juga: Sering Sakit-sakitan Dan Kepikiran Buat Ganti Nama Anak? Ini kebenarannya Buat Kamu

 

Kegetol ibu Santi berjuang untuk penyembuhan anaknya tentu saja bisa dimaklumi oleh setiap ibu yang anaknya sedang sakit. Saat anak sakit musiman seperti flu atau demam pun, seorang ibu akan mulai merasa panik dan melakukan berbagai macam hal untuk kesembuhan sang anak. Apalagi jika anak divonis mengalami sakit parah yang harus memerlukan perawatan jangka panjang, tentunya seluruh hidup seorang ibu akan dikerahkan untuk memperjuangkan kesembuhan sang anak.

Menjadi ibu adalah anugerah terbaik dalam hidup seorang wanita. Namun bersamaan dengan anugerah inilah, seorang ibu mau rela mengalami banyak hal ketika menyangkut anak, terutama ketika sang buah hati sakit. 

Seperti Santi, inilah yang banyak dialami oleh para ibu saat anaknya sakit:

1. Rela Mengesampingkan Kesibukan Kerja Demi Merawat Anak

Beberapa teman kantor yang punya anak balita beberapa kali harus meminta izin tidak masuk kantor karena anaknya sakit. Entah setidakpengertian apapun atasan di kantor, seorang ibu akan tetap memilih merawat anaknya yang sakit di rumah. 

 

Baca Juga: Mengenal Cerebral Palsy, Penyakit Lumpuh Otak yang Tidak Bisa Disembuhkan

 

2. Rela Kurang Tidur dan Lelah Demi Mengurus Anak

Anak yang sakit tentu saja akan suka rewel tanpa mengenal waktu. Anak bisa saja terbangun di tengah malam atau di subuh hari. Anak juga bisa menangis karena rasa sakit yang dialami, saat dalam kondisi itu seorang ibu seolah tidak pernah merasa lelah dan kurang tidur. 

‘Asalkan anakku sembuh.’ itu yang ada dibenak setiap ibu.

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami