Kasus Aktif Covid-19 Tembus 10 Ribu, Satgas Covid-19 Keluarkan Aturan Baru Ini

Health / 22 June 2022

Kalangan Sendiri

Kasus Aktif Covid-19 Tembus 10 Ribu, Satgas Covid-19 Keluarkan Aturan Baru Ini

Lori Official Writer
676

Hingga per Juni 2022, kasus harian Covid-19 bertambah sebanyak 1678 kasus. Sehingga menambah total kasus aktif mencapai 10.000 kasus.

Sepanjang bulan Juni ini, penambahan jumlah kasus harian tampak terus naik di atas 1000. Kasus tertinggi ditemukan di DKI Jakarta sebanyak 4.980, Jawa Barat sebanyak 1535, Bali sebanyak 331 dan Jawa Timur sebanyak 224. 

Terkait kondisi ini, Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito menghimbau masyarakat untuk tetap waspada.

“Meskipun angka ini terbilang tidak tinggi dibandingkan penduduk Indonesia secara keseluruhan, namun dengan jumlah kasus yang selalu kita pertahankan di bawah angka 1000 dalam dua bulan terakhir, ini alarm yang perlu kita waspadai,” ungkapnya.

Dia juga menyampaikan bahwa pemerintah sudah mengambil kebijakan untuk menekan peningkatan kasus Covid-19 ini dengan mengeluarkan Surat Edaran (SE) No. 20 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Pada Pelaksanaan Kegiatan Berskala Besar. Kebijakan ini dikeluarkan atas kesepakatan lintas kementerian dan lembaga. 

Adapun isi dari Surat Edaran ini diantaranya:

1. Wajib adanya penyesuaian partisipan dengan kriteria umur dan riwayat penyakit yang berhubungan dengan akses vaksinasi, dimana:

a. Anak usia 6-17 tahun diperbolehkan masuk dengan wajib vaksinasi dosis kedua,

b. Usia 18 tahun ke atas diperbolehkan masuk dengan wajib vaksinasi dosis ketiga (booster)

c. Khusus anak usia dibawah 6 tahun dan penderita komorbid yang tidak dapat menerima vaksin, dihimbau tidak mengikuti kegiatan berskala besar demi keselamatan dan kesehatan masing-masing individu.

 

Baca Juga: Waspada! Kemenkes Umumkan Covid-19 Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 Masuk ke Indonesia

 

2. Pemberlakukan skrining spesifik sesuai dengan keterlibatan jenis partisipan, dimana:

a. Pertama, kegiatan yang melibatkan pejabat setingkat menteri ke atas (VVIP) wajib mensyaratkan hasil negatif PCR 2x24 jam sebelum kegiatan berlangsung dan pemeriksaan suhu tubuh sebelum memasuki venue acara.

b. Kedua, kegiatan yang bersifat forum multilateral dan tidak melibatkan VVIP wajib prosedur pemeriksaan gejala berkaitan COVID-19, dan dihimbau mensyaratkan pemeriksaan antigen bagi seluruh partisipan untuk meminimalisir potensi penularan.

c. Ketiga, kegiatan yang tidak bersifat forum multilateral dan tidak melibatkan VVIP wajib prosedur pemeriksaan gejala berkaitan COVID-19 dan dilakukan tes antigen bagi pelaku suspek COVID-19.

d. Sebagai tambahan, seseorang yang tidak lolos skrining wajib di tes COVID-19 lanjutan di tempat.

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Covid19.go.id
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami