CBN Ajak Mitra Rasakan Pengalaman Melayani Masyarakat  dengan Mission Trip di Nias

Berita CBN / 20 June 2022

CBN Ajak Mitra Rasakan Pengalaman Melayani Masyarakat dengan Mission Trip di Nias

Contasia Christie Official Writer
333

Jcers, senang rasanya Cahaya Bagi Negeri kembali mengadakan perjalanan misi untuk para Mitra. Mitra bisa merasakan pengalaman melayani masyarakat secara langsung di berbagai daerah pelayanan CBN di seluruh Indonesia. 

Kali ini tim, CBN mengajak 11 mitra terbang ke Nias untuk mengalami pengalaman rohani di dua desa, yaitu Lawira dan Bawomataluo. Kami akan menghabiskan waktu 4 hari 3 malam untuk melakukan pelayanan kemanusiaan, anak, keluarga, serta parenting. 

Bertemu secara serentak di Bandara Binaka, kami bergerak mendatangi desa pertama pelayanan CBN yaitu Desa Lawira  di Kecamatan Lotu, Kabupaten Nias Utara. Kami disambut hangat oleh tarian Sekapur Sirih oleh anak-anak School of Life (SOL). Dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ibu Pendeta BNKP Lawira dan kesaksian anak binaan SOL yang bernama Smart. Anak laki-laki remaja ini bersaksi bagaimana ia bisa bertambah keterampilannya karena ilmu yang ia dapatkan. “Bersyukur dengan adanya SOL aku bisa mahir bermain gitar,” katanya menutup kedatangan Tim Mission Trip pada hari pertama. Kegiatan terus berlanjut dengan pelayanan anak oleh Kak Daniel (Superbook) dan pelayanan konseling parenting oleh tim mitra yang dibagi secara kelompok. 

Hari kedua, kami berangkat di pagi hari dari Gunung Sitoli ke Desa Adat Bawomataluo, salah satu desa yang terletak di Kecamatan Fanayama. Berada pada ketinggian 324 m dari permukaan laut, desa yang terkenal akan atraksi lompat batu ini menjadi lokasi pelayanan CBN yang banyak menjangkau anak karena adanya kegiatan SOL dan Paud Super5. 

Tarian Fame Afo dipersembahkan anak-anak SOL binaan Kak Marcelina, membuka hari kedua perjalan Mission Trip kali ini membuat takjub akan kekayaan budaya Indonesia. Para Mitra CBN ikut merasakan antusias warga setempat akan rangkaian kegiatan pelayanan yang akan kami lakukan hingga hari ketiga di desa ini. “Terima kasih Bawomataluo karena kalian terlibat dan memperlihatkan antusias tinggi untuk ikut memuridkan anak, seperti visinya CBN saat ini” ucap Sekretaris Yayasan CBN, Nely Hergendy. 

Kegiatan hari kedua kami isi dengan pelayanan anak dan spesialnya para peserta Mission Trip disuguhkan Mars SOL karya original anak-anak di desa ini. Pak Yuri, salah satu mitra yang terlibat langsung mengisi firman untuk anak. Walaupun anak-anak ini terbatas pengertian akan  Bahasa Indonesia, namun tidak mengurangi rasa senang anak-anak untuk memberi respon atas pelayanan Pak Yuri. “Senang sekali rasanya terlibat pelayanan seperti ini, sungguh amat memberkati saya secara pribadi,” ucap pria yang berprofesi sebagai pegawai swasta ini.

Baca selanjutnya ------>

Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami