Karena Games, Aku Kehilangan Perhatian Papa - Shanon

News / 3 June 2022

Kalangan Sendiri

Karena Games, Aku Kehilangan Perhatian Papa - Shanon

Lori Official Writer
593

Shanon adalah anak tunggal dari pasangan Leonardo Sutio dan Cindy Eilyn. Kini Shanon duduk di bangku kelas 1 Sekolah Dasar (SD) Kristen Mitra Penabur Palembang.

Dia dikenal sebagai anak yang baik, rajin sekolah minggu dan suka membantu sang mama yang bekerja sebagai ibu rumah tangga (IRT). Sayangnya, Shanon justru kehilangan kasih sayang dan perhatian dari sang ayah yang bekerja sebagai karyawan swasta tersebut. Hal ini terjadi karena sang papa lebih memilih menghabiskan waktu bermain games daripada meluangkan waktu untuk Shanon.

Kebiasaan sang papa pun membuat hubungan ayah anak ini menjadi kurang dekat. Shanon bahkan merasa sedih melihat sikap papanya. Berulang kali dia berusaha menegur dan mencari perhatian dari sang papa, tapi papanya tetap tidak mengubris dan tetap sibuk bermain games. 

Tak jarang Shanon dimarahi karena dianggap mengganggu sang papa saat bermain games. Sikap sang papa membuat Shanon semakin sedih. Kondisi inilah yang akhirnya mendorong Shanon untuk membawa sang papa di dalam doanya. Dia rindu supaya dia bisa mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari papanya.  

Kerinduannya bahkan membuatnya berani meminta supaya guru sekolah minggunya juga turut mendoakan sang papa. Melalui tayangan animasi Superbook yang berjudul ‘Yesus Melakukan Mukjizat 5 Roti 2 Ikan’, Shanon semakin percaya bahwa Tuhan juga bisa melakukan mukjizat-Nya atas sang papa. 

 

Mukjizat Tuhan Nyata

Siapa sangka, hari demi hari sang papa mulai bersikap lebih perhatian terhadap Shanon.  Dia bisa melihat perubahan terjadi atas papanya, dimana dia mulai mengurangi kebiasaan bermain games dan mulai fokus bekerja dan meluangkan waktu bersama Shanon dan mamanya. 

Shanon sudah bisa merasakan perhatian dan kasih sayang sang papa. Bukan hanya itu, kadang dia juga dijemput pulang dari sekolah. Dia percaya jika ini adalah mukjizat Tuhan.

Perubahan inipun diakui oleh sang papa, Leonardo Sutio. Dulu dia mengaku sangat sulit berhenti bermain games. Namun karena teguran dari Shanon dan sang mama, dia akhirnya bisa berubah.

“Saya mulai mengurangi waktu bermain games dan mulai membagi waktu untuk pekerjaan dan keluarga. Puji Tuhan saya melihat karakter Shanon sangat baik, dia tidak pernah lupa berdoa untuk saya dan mamanya,” ungkap Leonardo.

 

Apakah Anda rindu untuk menjangkau generasi anak di Indonesia supaya menerima kasih Tuhan dalam hidupnya? Anda bisa jadi bagian dari pelayanan kami. 

 

Bergabung Bersama Kami di Sini

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami