Biar Anak Bisa Nabung dan Paham Makna “Uang”, Papa Mama Wajib Baca Ini

Finance / 31 May 2022

Kalangan Sendiri

Biar Anak Bisa Nabung dan Paham Makna “Uang”, Papa Mama Wajib Baca Ini

Claudia Jessica Official Writer
581

Anak kecil sering kali merengek saat minta dibelikan sesuatu. Tak jarang mereka akan menangis dan berharap orang tuanya akan membelikan hal yang ia inginkan. Mereka tidak mengerti apabila orang tuanya mengatakan tidak mengerti uang. Mengapa demikian? Tentu saja karena anak tidak pernah diajarkan tentang konsep keuangan. Mereka hanya tau bahwa orang tua akan mendapatkan apa yang mereka mau.

Apakah ini adalah suatu hal yang baik? Apa jadinya jika anak tidak mengerti konsep keuangan? Anak mungkin saja akan menuntut hal yang mereka inginkan tanpa peduli dengan keadaan orang tuanya, dan orang tua bisa saja menghadapi kesulitan mengatasi hal ini. Maka dari itu, ada baiknya apabila kita mengajarkan konsep uang kepada anak sedini mungkin. Kita bisa menggunakan metode yang sesuai dengan kemampuan di usianya.

Jika anak mengerti betapa pentingnya mengatur keuangan dan berharganya harta yang ia miliki sejak kecil, hal ini akan menjadi sesuatu yang baik dalam pertumbuhannya karena ia telah terbiasa mengatur dan memahami nilai uang itu sendiri.

Untuk mencapai hal itu, ada beberapa kiat yang bisa Anda lakukan untuk memberikan edukasi keuangan bagi anak Anda seperti:

1. Perkenalkan konsep uang itu sendiri

Anak-anak itu sangat sederhana. Anda tidak perlu menjelaskan panjang lebar atau menggunakan kalimat profesional untuk menjelaskan makna keuangan. Misalnya, Anda bisa memberi anak pengertian bahwa uang digunakan untuk membeli sesuatu. Anda memerlukan uang untuk membeli makanan, cemilan yang mereka makan, pakaian, hingga berbagai hal.

Di negara kita Indonesia, uang umumnya dicetak dalam bentuk kertas, dan logam. Namun karena kemajuan teknologi saat ini, kita juga memiliki uang digital. Anda juga bisa mengajari mereka bahwa kertas yang berbeda, memiliki nilai yang berbeda. Misalnya 1 lembar uang Rp 50.000, memiliki nilai yang berbeda dengan 1 lembar uang Rp 10.000. Namun 5 lembar uang Rp 10.000 memiliki nilai yang sama dengan Rp 50.000. Anda bisa menjelaskan hal ini dengan lebih sederhana kepada anak-anak Anda.

 

2. Bikin tabungan untuk anak

Supaya anak bisa “mandiri,” Anda bisa membuka tabungan untuk mereka. Di masa sekarang, banyak orang tua yang sudah menyiapkan tabungan khusus untuk anak mereka.

Nah, supaya anak bisa mengerti “nilai uang” yang ia miliki, Anda bisa menggunakan tabungan atau celengan supaya anak belajar untuk mengelola uangnya sendiri.

 

3. Uang tidak datang dengan sendirinya

Ajari bahwa uang tidak datang begitu saja. Layaknya ayah atau ibu yang harus bekerja untuk mendapatkan uang demi mencukupi kebutuhan keluarga, mereka juga perlu melakukan sesuatu untuk mendapatkan uang.

Hal ini bertujuan agar anak memahami bahwa uang tidak datang begitu saja. Uang tidak akan datang jika mereka hanya bisa merengek. Mereka harus berusaha untuk melakukan sesuatu sebelum mendapatkan hal yang mereka inginkan. Kebiasaan ini akan menjadi hal yang baik ketika ia tumbuh besar nanti.

Misalnya Anda bisa memberikan hadiah ketika anak berhasil melakukan sesuatu seperti membantu orang tua, mendapatkan nilai yang bagus saat ujian, atau mungkin juga saat mereka mau memijit mama atau papa.

 

4. Catat keuangan anak bersama

Selalu damping mereka di masa belajar ini. Anda bisa mengajak mereka untuk mencatat uang yang mereka dapatkan dan uang yang mereka gunakan sehingga mereka bisa memahami nilai uang yang mereka miliki.

Itulah 4 tips yang dapat Anda coba untuk mengedukasi anak mengenai keuangan. Semoga Anda merasa diberkati dengan artikel ini.

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami