Kesombongan Jadi Awal Dari Kehancuran Tokoh Alkitab Ini
Sumber: Jawaban.com

Fakta Alkitab / 24 May 2022

Kalangan Sendiri

Kesombongan Jadi Awal Dari Kehancuran Tokoh Alkitab Ini

Lori Official Writer
2747

Tersandung jatuh ditengah kesuksesan, karena tak mau mendengar nasihat atau teguran, kisah seperti ini sering kita jumpai dalam kehidupan. Kesombongan menjadi salah satu faktornya. Pada hal nasihat tentang kesombongan sering kita dengar, salah satunya contohnya cerita rakyat  Maling Kundang.  

Alkitab juga mengingatkan dan memberikan contoh bahayanya kesombongan. Ini adalah kisah seorang pria hebat yang diurapi Tuhan sejak lahir. Ia diandalkan bangsanya, namun hidupnya berakhir dengan kehancuran. 

SIAPAKAH DIA?

Dia adalah Simson. Simson adalah salah seorang hakim Israel dari suku Dan. Sebelum dilahirkan, Simson sudah diserahkan kepada Allah untuk menjadi nazir Allah seumur hidup.

"Dan Malaikat TUHAN menampakkan diri kepada perempuan itu dan berfirman kepadanya, demikian: "Memang engkau mandul, tidak beranak, tetapi engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Oleh sebab itu, peliharalah dirimu, jangan minum anggur atau minuman yang memabukkan dan jangan makan sesuatu yang haram. Sebab engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; kepalanya takkan kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibunya anak itu akan menjadi seorang nazir Allah dan dengan dia akan mulai penyelamatan orang Israel dari tangan orang Filistin." (Hakim 13:3-5).  

 

Alkitab menuliskan bahwa Roh Allah ada dalam Simson, dan ia diberikan kemampuan yang sangat luar biasa untuk melakukan perbuatan-perbuatan ajaib dengan kekuatan fisiknya.  

Kekuatan Simson mampu membunuh singa dengan tangan kosong, mengalahkan 30 orang di Askelon, memukul mati 1000 orang Filistin dengan tulang keledai, mencabut pintu-pintu gerbang kota Gaza, dan menghancurkan kuil Dagon hingga menewaskan 3000 orang Filistin.  

Meski memiliki kekuatan jasmani yang hebat namun Simson memiliki moralitas yang lemah. Sebagai manusia kuat, Simson justru dikendalikan oleh nafsunya.  

Hal ini ditunjukan saat Simson mengabaikan nasehat orangtuanya untuk mencari istri dari kalangan wanita Israel. Simson justru lebih tertarik dengan wanita-wanita yang berasal dari bangsa penyembah berhala. 

Alkitab setidaknya menuliskan bahwa Simson menjalin kasih dengan 3 wanita asing, yakni wanita di Timna, perempuan sundal di Gaza dan Delila.  

 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sebagai pria, Simson begitu terpikat dengan Delila. Hal ini dimanfaatkan oleh orang Filistin , Raja Filistin menawarkan sejumlah uang  kepada Delila jika ia mau membantu menangkap Simson. 

Upaya menggoda dan muslihat pun dilakukan Delila. Hingga akhirnya Simson terkecoh  sehingga mengungkapkan bahwa rambut panjangnya yang tergulung adalah kunci kekuatannya. 

Simson begitu jumawa dan sombong akan kekuatannya.  Namun tanpa ia sadari bahwa dengan membuka rahasia kekuatannya ini maka ia telah mengkhianati Tuhan, sehingga kuasa Allah pun meninggalkannya (Hakim 16:4-20). 

Simson pun ditangkap dan matanya dicungkil. Ia  kemudian jadi bahan lelucon di kuil Dagon di depan ribuan orang Filistin.  

Akhir hidup Simson pun cukup tragis, ia mati bersama ribuan orang Filistin dengan merobohkan pilar kuil Dagon.   

Simson adalah pria beriman, dan termasuk dalam tokoh-tokoh beriman seperti ditulis dalam Ibrani 11, namun di waktu yang sama Simson adalah pria yang hidup dikendalikan keinginan duniawi. Kekuatan ajaib dari Tuhan tidak diimbanginya dengan karakter yang baik.  

Kesombongan Simson mendatangkan kehancuran baginya. Simson pria hebat dan kuat namun dirundung dan direndahkan di ujung hidupnya.  

Dalam kehidupan, kita pun bisa mengalami hal yang sama. Kesombongan bisa menyusup dalam hati kita, tanpa kita sadari dan akhirnya membuat kita tersandung jatuh. Firman Tuhan mengingatkan bahwa, “Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan (Amsal 16:18).”  

Untuk itu penting bagi kita memiliki sikap rendah hati, mau mendengar masukan dan nasihat orang lain. Pengurapan dan keahlian kita tidak akan membawa kita kepada puncak keberhasilan jika tidak diimbangin dengan karakter yang baik dan takut akan Tuhan.  

 

Apa pendapatmu tentang sosok Simson ini dan pernahkah kamu mengalami masalah serupa dengan dia? Beri pendapatmu di kolom komentar ya.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
Tampilkan per Halaman

Ikuti Kami