Didiagnosa Kanker Saat Remaja, Pria Ini Sekarang Menjadi Pendeta

News / 18 May 2022

Didiagnosa Kanker Saat Remaja, Pria Ini Sekarang Menjadi Pendeta

Claudia Jessica Official Writer
411

TJ Lynch seorang pria yang didiagnosa menderita tumor otak dan tidak bisa dioperasi ketika usianya 18 tahun merasa terkejut dan marah. Namun, pengalaman tersebut justru membawanya pada perjalanan rohani yang menarik hingga menjadikannya sebagai seorang pengkhotbah.

Saat komunitas gerejanya datang untuk mendoakannya, dia mencerna apa yang sedang terjadi saat itu. Lynch yang masih remaja saat itu mulai memahami peran komunitas.

“Ini hanya bagian dari kehidupan, tetapi Tuhan ada di sana melalui orang-orang,” kata Lynch. Ia menjelaskan bagaimana pengalaman mendekati kematian di usia muda mengubah segalanya.

“Tuhan, Roh Kudus, bekerja melalui semua itu. Anda berusia 18 tahun, dan hampir saja mati. Pengalaman itu mengubah perspektif Anda tentang kehidupan,” lanjut Lynch.

Pada saat itu, Lynch sedang belajar bisnis dan pemasaran di perguruan tinggi sebelum akhirnya dia merasa terpanggil untuk berkhotbah.

 

BACA JUGA: Father Stu, Gambar Realita Bahwa Hidup Orang Kristen Gak Lepas Dari Kesulitan

 

Sekarang, Lynch telah berusia 31 tahun dan telah bebas dari kanker. Kini Lynch merupakan seorang suami dan ayah dalam keluarganya.

Saat ini, Lynch membantu memimpin komunitas di Gereja Lutheran Getsemani di Columbus, Ohio.

Lynch percaya Tuhan menempatkan dia tepat dimana dia seharusnya. Lynch juga mengatakan pengalaman kanker itu memaksa dirinya untuk fokus pada apa yang benar-benar penting dalam hidup daripada mengikuti harapan atau keinginannya.

“Bagi saya, pelayanan pastoral adalah tentang orang-orang, dan hubungan,” katanya.

Lynch menggunakan perjuangan dan pengalaman masa lalunya itu untuk menginspitasi orang lain.

Seroang jemaat, Joy McLemaro, 76, mengatakan bahwa dia sering berbicara dengan pendeta sembari menikmati es krim, tentang perjuangan menantu perempuannya yang menderita kanker otak, sesuatu yang hanya bisa dibicarakan Lynch dari pengalaman.

“Lynch adalah sebuah berkat yang muncul tepat saat keluarga saya membutuhkannya. Dia menyenangkan dan lucu,” kata Joy.

Hal ini membuktikan bagaimana Lynch mencontohkan bagaimana Tuhan menggunakan rasa sakit dan perjuangannya untuk mencapai tujuan-Nya.

Sumber : faithwire
Halaman :
1

Ikuti Kami