Memberi Jawab Dengan Perkataan yang Penuh Kasih

Memberi Jawab Dengan Perkataan yang Penuh Kasih

Lori Official Writer
      558

Kolose 4: 6

Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang.

 

 

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 131; 2 Korintus 4; 1 Samuel 28-29

Tidak semua orang bisa menerima nasihat, apalagi ketika mereka sedang diuji masalah. Adalah lebih baik mendukung orang yang Anda bantu lewat doa dan mengarahkannya untuk mendapatkan bimbingan dari kebenaran firman Tuhan. 

Peran Anda bukan untuk menilai perilaku orang yang Anda bantu apakah baik atau buruk. Tetapi akan lebih baik jika Anda memposisikan diri sebagai penengah yang netral. Dalam hal ini hanya sebatas memberikan pandangan, tanpa memberikan penilaian apakah itu benar atau salah.

Seseorang yang Anda bantu pasti akan merasa jauh lebih baik ketika pandangan Anda justru memberinya pencerahan atas masalah yang dihadapi, tanpa harus dibebani dengan perasaan tertuduh atau disalahkan.

Karena itulah Anda tetap memerlukan keterlibatan Tuhan, supaya setiap pandangan yang Anda sampaikan diilhami dari tuntunan Roh Kudus. Persoalan sekecil apapun itu, penting sekali selalu mengkomunikasikannya kepada Tuhan terlebih dahulu. Meminta bimbingan dan kebijaksanaan untuk menghadapi orang yang Anda layani. 

Mintalah Roh Kudus untuk bekerja di dalam hati orang yang sedang Anda bantu, sehingga kasih Tuhan bekerja dalam hidupnya dan Tuhan sendiri yang akan menolong dia dari setiap persoalannya.

Jika Anda ingin dipakai Tuhan untuk menolong orang lain, mintalah selalu hikmat supaya Anda tidak mengucapkan perkataan yang menghakimi, merendahkan atau membuatnya tersinggung.

 

Hak cipta Dr. Jimmy Ray Lee, diambil dari renungan Crosswalk.com

Ikuti Kami