Yuk Kenali Adenovirus 41F yang Diduga Dalang Penyebab Hepatitis Akut Pada Anak

Health / 5 May 2022

Kalangan Sendiri

Yuk Kenali Adenovirus 41F yang Diduga Dalang Penyebab Hepatitis Akut Pada Anak

Lori Official Writer
1073

Wabah hepatitis dalam beberapa minggu terakhir terus meningkat dan menyerang kalangan anak-anak. Para ahli dengan kuat menduga jika wabah ini disebabkan oleh infeksi virus bernama adenovirus 41F.

Di Inggris, sebanyak 114 anak terdiagnosa hepatitis. Rata-rata anak mengeluhkan gejala serupa seperti sakit, diare dan perubahan kulit menjadi kekuningan.

Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) sendiri telah melakukan pemeriksaan terhadap adenovirus 41F dan mencari kaitannya terhadap hepatitis. Hal serupa juga dilakukan oleh WHO dan menyampaikan bahwa gejala umum yang dialami penderita hepatitis diantaranya:

- Mata dan kulit berubah menjadi kekuningan 

- Gejala pilek dan flu biasa

- Demam

- Sakit tenggorokan

- Bronkitis

- Radang paru-paru

- Konjungtivitis 

- Sakit perut dan diare

- Panas tinggi

- Hilang nafsu makan

- Merasa lelah sepanjang waktu serta

- Urin berubah hitam

 Gejala akan semakin memburuk ketika sistem imunitas seseorang lemah atau mengidap riwayat penyakit lain. 

“Sakit perut juga merupakan gejala yang umum. Informasi bersamaan dengan investigasi meningkatkan pemahaman bahwa peningkatan kasus hepatitis anak berkaitan dengan infeksi adenovirus,” ungkap Dr. Meera Chand, kepala dari Clinical and Emerging Infections dari UKHSA. 

Meski begitu mereka masih terus mencari penyebab lainnya. Sembari mengingatkan kepada orang tua untuk menyadari gejala hepatitis pada anak dan segera menghubungi layanan medis resmi jika mendapati hal serupa. 

“Kebersihan yang normal bisa dilakukan dengan mencuci tangan (termasuk mengawasi anak) begitu juga dengan kebersihan udara, membantu untuk mengurangi penyebaran infeksi yang umum terjadi, termasuk adenovirus. Anak-anak yang mengalami gejala infeksi perut termasuk pendarahan dan diare harus tinggal di rumah dan menunda untuk sekolah atau merawat anak selama 48 jam hingga gejala berhenti,” ungkap Dr. Chand.

Sementara Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menegaskan bahwa virus ini memiliki karakteristik seperti Covid, dimana bisa menyebar dengan cepat melalui batuk dan napas.

“Sebagian adenovirus bisa menyebar lewat peralatan yang digunakan penderita, seperti contoh, selama mengganti popok. Adenovirus bisa juga tersebar melalui air, seperti kolam renang, tetapi ini jarang terjadi,” demikian disampaikan oleh CDC.

Walaupun di Indonesia kasus ini masih belum terdeteksi, tetapi penting bagi parents untuk tetap waspada terhadap kesehatan anak. Pastikan untuk menjaga kebersihan dan segera membawa anak ke pusat-pusat kesehatan jika gejala-gejala di atas mulai muncul.

Sumber : Birminghammail.co.uk | Thesun.co.uk
Halaman :
1

Ikuti Kami