#FaktaAlkitab: Tokoh Alkitab Ini Hidup Bersama Binatang Langka yang Pernah Ada di Alkitab

Fakta Alkitab / 1 May 2022

Kalangan Sendiri

#FaktaAlkitab: Tokoh Alkitab Ini Hidup Bersama Binatang Langka yang Pernah Ada di Alkitab

Lori Official Writer
2393

Di Perjanjian Lama, Alkitab mencatat sejumlah nama makhluk-makhluk raksasa langka baik yang hidup di darat maupun yang hidup di air. Di antaranya terdapat dalam kitab Ayub, Mazmur, Yesaya, Yeremia dan Yehezkiel.

Para pakar sejarah dan ahli Alkitab mencatat bahwa kitab Ayub adalah kitab tertua di dunia. Meski begitu kesimpulan ini masih belum final karena masih sulit untuk mengungkapkan fakta sebenarnya kapan kitab Ayub ini ditulis.

Jadi anggapan ini menyatakan bahwa kitab Kejadian ini pun dituliskan tidak mendahului dari penulisan kitab Ayub.

Full Life Bible mengatakan bahwa Ayub hidup sejaman dengan Abraham. Hal ini didasarkan dari penemuan bahwa Ayub masih hidup 140 tahun setelah penulisan peristiwa-peristiwa dalam kitab ini. Yang berarti usia Ayub mencapai hampir 200 tahun. Sementara Abraham mencapai usia 175 tahun.

Sesudah itu, Ayub masih hidup selama 140 tahun lamanya. Dia bahkan masih sempat melihat anak-anak dan cucu-cucunya sampai keturunan yang ke-4.

Itu sebabnya, kitab Ayub mencatat lebih banyak tentang hewan-hewan raksasa. Hewan tersebut diantaranya adalah:

 

Rahab

Salah satu nama binatang langka yang tercatat dalam Alkitab adalah Rahab (Ayub 9: 13). 

Menurut ahli kitab Ibrani dan ahli budaya Yahudi yaitu Rav. Ashi dan Ravina II, menyebutkan bahwa Rahab yang dimaksud adalah sejenis monster laut.

 

Phoenix

Binatang kedua adalah Phoenix (Ayub 29: 18). Ini dicatat oleh ahli sejarah bernama Yeshua Ben Sirah dan Rabbi Hoshiah. Mereka mengatakan bahwa Phoenix adalah burung besar berapi.

 

Tanin

Dalam Alkitab bahasa Inggris, tanin disebut tanniyn, yang diterjemahkan dalam berbagai arti. Kadang-kadang sebagai monster laut, kadang-kadang sebagai ular. Tapi tanin paling akrab disebut sebagai naga.

Tanniyn merupakan semacam reptile laut raksasa. 

 

Baca Juga: #FaktaAlkitab: Lokasi Tempat “Allah yang Menaburkan Benih” Saat ini

 

Behemoth

Behemoth adalah binatang langka yang paling perkasa dari semua ciptaan Allah di masa Perjanjian Lama (Ayub 40: 15).

Dalam bahasa Ibrani Behemoth disebut dengan Bahimuth. Sementara dalam Bahasa Arab disebut Bahamut. Sementara terjemahan Septuaginta menyebutkan bahwa Behemoth sebagai vehemot dengan kata Therion atau binatang-binatang liar.

Namun yang dimaksud adalah suatu binatang sebagaimana terlihat dari fakta bahwa gambaran yang diberikan tentang Behemot bukan gambaran tentang beberapa binatang melainkan hanya satu, yang biasanya dianggap kuda nil atau Hippopotamus amphibius.

Malah, dalam beberapa terjemahan Alkitab ungkapan kuda nil dicantumkan dalam teks utama atau dalam catatan kaki untuk menjelaskan makhluk yang Allah maksud.

 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

LAI menterjemahkan kata Behemot sebagai kuda nil. 

“Perhatikanlah kuda nil, yang telah Kubuat seperti juga engkau. Ia makan rumput seperti lembu.” (Ayub 40: 15)

Sementara terjemahan lainnya mentransliterasikannya menjadi ‘Behemoth’.

Dalam Ayub 40: 13 dikatakan bahwa tulang-tulangnya seperti pembuluh tembaga, kerangkanya seperti batang besi. Dan ekornya seperti pohon aras. Sementara otot-otot pahanya berjalin-jalinan.

Para ahli dari kaum kreasionis Henry M. Morris berpendapat bahwa Behemot itu adalah binatang raksasa dinosaurus. 

Berdasarkan kitab Ayub ini, mereka berpendapat bahwa dinosaurus pernah hidup di bumi pada zaman Ayub.

Nama Behemot yang muncul di Ayub 40: 10 atau 40: 15 dalam King James Version dianggap sebagai:

1. Kata turunan sebuah kata dalam Bahasa Mesir untuk ‘kerbau’

2. Kata yang mungkin berasal dari Bahasa Asiria yang berarti monster.

3. Bentuk jamak untuk menyatakan intensitas BEHEMAH yang artinya binatang peliharaan atau binatang raksasa.

Fakta lain dari binatang langka yang ada di Alkitab adalah bahwa gajah dan kuda nil memiliki ekor yang sangat tipis dan tidak dapat dibandingkan dengan pohon aras.

Dinosaurus seperti Brachiosaurus dan Diplodocus memiliki ekor yang besar yang bisa dengan mudah meraih pohon aras.

Hampir semua peradaban kuno memiliki lukisan yang menggambarkan hewan reptil raksasa. Petroglif, artefak, patung-patung kecil yang ditemukan di Amerika Utara memiliki kemiripan dengan gambaran modern mengenai dinosaurus.

 

Baca Juga: #FaktaAlkitab - Penyakit Berbahaya di Alkitab

 

Lukisan dinding batu di Amerika Selatan, menggambarkan orang yang menunggangi makhluk yang mirip dengan Diplodocus dan juga menggambarkan makhluk yang mirip sekali dengan Triceratop, Peradactil dan Tyrannosaurus Rex.

Mosaik dari Roma, tembikar dari Maya dan tembok-tembok kota Babel menjadi saksi dari ketakjuban manusia terhadap makhluk-makhluk ini dimana tingginya mencapai batasan geografi dan budaya.

Fakta-fakta yang ditulis oleh Marco Polo bercampur dengan kisah fantasi mengenai makhluk-makhluk raksasa yang menjaga harta karun. 

Penglihatan-penglihatan zaman modern terus berlanjut, sekalipun biasanya disambut dengan ketidakpercayaan. 

Selain sejumlah besar bukti-bukti historis dan antropis bahwa manusia dan dinosaurus pernah hidup secara bersama-sama. Adapula bukti fisik lainnya seperti fosil jejak kaki manusia dan dinosaurus yang ditemukan di tempat yang sama di wilayah Amerika Utara dan Asia Tengah bagian Barat.

Inilah fakta-fakta seputar keberadaan binatang-binatang raksasa yang pernah ada di dunia menurut Alkitab Perjanjian Lama. Tentu saja hal ini menjadi konfirmasi dari beragam penemuan kerangka binatang maupun kebenaran dari keberadaan dinosaurus dan binatang lain yang kita saksikan di film-film layar lebar bukan?

Yuk saksikan tayangan #FaktaAlkitab lengkapnya di video di bawah ini.

 

Kamu diberkati dengan konten-konten kami? Mari dukung kami untuk terus memberkati lebih banyak orang melalui konten-konten terbaik di website ini.

Yuk Bergabung Jadi Mitra Kami

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
Tampilkan per Halaman

Ikuti Kami