Hidupnya Dipulihkan Tuhan, Setelah Berkali-kali Terpuruk Secara Ekonomi - Rudy Yanto

Milenial / 4 April 2022

Hidupnya Dipulihkan Tuhan, Setelah Berkali-kali Terpuruk Secara Ekonomi - Rudy Yanto

Contasia Christie Official Writer
699

Menjalankan usaha memang tidak selamanya mulus dan berhasil. Kegagalan yang terus menerus dirasakan saat berbisnis dan keadaan ekonomi yang terus merosot, membuat Rudy Yanto menjadi selalu khawatir untuk menghadapi hari esok. Ia merasa menjadi orang yang gagal karena sebagai kepala keluarga, belum bisa menafkahi secara baik. Rudy juga merasa bahwa Tuhan tidak adil padanya karena membiarkan dia gagal terus menerus.

Semua berawal dari pilihan Rudy untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai konsultan manajemen di sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang perminyakan. Saat itu ia memilih untuk mengembangkan usahanya sendiri dalam pengelolaan limbah. Tapi sayang, usahanya tidak berhasil dan mengalami kerugian.

Tak putus asa, ia kembali mencoba bekerja sebagai tour guide di Bali. Melalui pekerjaan ini, keuangannya kembali stabil bahkan berkelimpahan. Tapi tak lama, bencana Covid-19 menghantam pariwisata. Pariwisata di Bali yang kian sepi, membuatnya banting stir membuka peternakan maggot atau belatung untuk pakan ternak. Modalnya ia pinjam dari bank.

Awalnya usahanya berjalan lancar dan mendatangkan keuntungan. Tapi lagi-lagi ekonominya terjatuh karena musim hujan yang membuat usaha ini tidak berjalan lancar. Ia pun jadi kesulitan dalam membayar gaji karyawan.

 

Baca juga: Sempat Sombong dengan Kemampuannya, Tapi Tuhan Menyadarkannya - Eliezer Kurnia

 

Menemukan jalan keluar

1 April 2021, Rudy akhirnya menghubungi Sahabat24 setelah melihatnya di Instagram Solusi. Rudy menceritakan situasinya saat itu dan berkata tidak lagi sanggung menanggung semua beban ini. Ditengah keputusasaannya, konselor Sabahat24 akhirnya mendoakannya dan memberikan kata-kata penguatan. Konselor saat itu juga menceritakan kisah tentang Ayub yang kehilangan semuanya tapi dia tetap tidak meninggalkan Tuhan.

Saat itulah Rudy tersadar bahwa selama ini ia terlalu sering bersungut-sungut dan tidak pernah bersyukur kepada Tuhan. Ia berpikir bahwa semua yang dia miliki adalah hasil kerja kerasnya sendiri. Dia juga sangat perhitungan ketika akan berbagi berkat kepada orang lain, termasuk kepada istri dan orang tuanya.

“Buat apa punya banyak uang, tapi kalau tidak bersyukur. Tidak ada gunanya!” pikirnya.

Dari sinilah ia mulai berubah. Ia mulai membangun komitmen untuk bersyukur dalam keadaan apapun dan memberikan berkatnya kepada orang lain. Ia membagikan berkatnya mulai dari mamanya dan kepada orang-orang di panti jompo. Dari situlah ia melihat dan merasakan banyak kebaikan Tuhan dalam hidupnya. Ia juga ingin orang lain merasakan kasih Tuhan lewat hidupnya.

 

Dampak bagi hidupnya

Pada 27 Maret 2022, Rudy kembali berkomunikasi dengan Sahabat24. Ia membawa kabar sukacita! Puji Tuhan, kini ekonominya sudah jauh lebih membaik dari sebelumnya. Ia bekerja kembali di perusahaan perminyakan tempatnya dulu. Penghasilannya memang tidak sebesar sebelumnya, tapi Rudy justru merasakan kedamaian yang tidak ia pernah rasakan sebelumnya.

“Meskipun penghasilan saya tidak berlimpah, malah kadang pas-pasan. Tetapi ketika saya bisa berbagi dengan orang lain, saya mendapatkan perasaan bahagia dan damai yang tidak bisa terucapkan. Hal ini tidak pernah saya rasakan ketika hidup saya berkelimpahan,” papar Rudy saat berterima kasih kepada Sahabat24. 

 

Begitu luar biasa pekerjaan Tuhan dalam hidup bapak Rudy. Sahabat24 sangat bersyukur dapat melayani bapak Rudy di saat-saat terendahnya. Kami berharap bisa membantu lebih banyak orang yang tengah tersesat seperti yang pernah dialami oleh bapak Rudy. Jangan sungkan untuk menghubungi kami jika Anda membutuhkan seseorang untuk mendukung Anda. Hubungi kami melalui: 0822 1500 2424 atau klik link doa ini https://bit.ly/InginDidoakan

Selalu ada jawaban dalam setiap masalah, Tuhan Yesus memberkati.

Halaman :
1

Ikuti Kami