Brian Houston Secara Resmi Mengundurkan Diri Jadi Gembala Hillsong Church

News / 24 March 2022

Kalangan Sendiri

Brian Houston Secara Resmi Mengundurkan Diri Jadi Gembala Hillsong Church

Lori Official Writer
2064

Gembala gereja Hillsong Church Brian Houston resmi mengundurkan diri dari gereja yang didirikannya tersebut. Hal ini menyusul setelah ditemukannya bukti pelanggaran Kode Etik Gereja. 

Jika sebelumnya, Houston hanya memutuskan untuk cuti selama skandal yang menyeret sang ayah terkait kasus pelecehan seksual di masa lalu.

Namun secara mengejutkan, tim penyidik menemukan fakta baru bahwa Brian Houston terbukti pernah melakukan pelecehan terhadap 2 wanita. 

Dalam sebuah pernyataan, Dewan Global Hillsong Church menyampaika bahwa Houston pernah masuk ke kamar hotel seorang wanita yang bukan istrinya saat berada di bawah pengaruh obat anti kecemasan dan alkohol. Dia juga terbukti pernah mengirimkan pesan teks yang kurang sopan kepada salah satu anggota staf di Hillsong Church hingga pada akhirnya wanita tersebut memutuskan mengundurkan diri.

Dalam pernyataan yang disampaikan pada Rabu (23/3), Dewan Hillsong Global dan Australia mengatakan bahwa mereka sudah menerima surat pengunduran dirinya dan meminta dukungan doa bagi seluruh keluarga Houston.

“Kami memahami akan ada banyak emosi terkait berita ini, dan kami semua berbagi perasaan ini. Terlepas dari keadaan di sekitar, kita semua setuju bahwa Brian dan Bobbie sudah melayani Tuhan dengan setia selama beberapa dekade dan bahwa pelayanan mereka bertumbuh menjadi jutaan orang di seluruh dunia yang dipengaruhi oleh kekuatan, rahmat dan kasih Yesus Kristus,” ungkapnya.

 

Baca Juga: Bukan Pensiun, Ini Alasan Brian Houston Ingin Gereja Hillsong dipimpin Oleh Generasi Muda

 

Dewan juga menyampaikan ucapan terima kasih atas ketaatan dan komitmen Brian dan Bobbie atas panggilan yang Tuhan berikan kepada mereka melalui Hillsong Church.

“Kami meminta Anda terus berdoa untuk mereka, dan seluruh keluarga Houston, selama masa yang penuh tantangan ini.” 

Dengan kondisi ini, Hillsong akan mengalami perubahan dalam berbagai aspek, termasuk struktur kepemimpinannya. Untuk itu diperlukan waktu untuk berdoa dan mencari kehendak Tuhan untuk masa depan Hillsong Church.

Saat ini tampuk kepemimpin Hillsong diserahkan untuk sementara kepada Phil Dooley. Pada Minggu, 20 Maret 2022 kemarin, dia telah menyampaikan kepada jemaat terkait pengunduran diri Houston. Meski begitu dia menekankan bahwa gereja tersebut tidak dibangun di atas satu orang, melainkan atas kehendak Tuhan.

“Biarkan saya mengingatkan Anda. Gereja kita…dibangun di atas Yesus, bukan hanya di atas satu orang. Di luar pendeta, di luar penatua, kita membutuhkan elemn-elemen ini, mereka penting dan kita ingin memastikan mereka dengan baik. Tapi harapam dan kepercayaan kita ada di dalam Yesus. Kita dibimbing oleh firman Tuhan dan Roh Kudus dan kita akan terus meminta kepada Tuhan hikmat, tuntunan dan kekuatan di musim ini,” ungkapnya.

 

Baca Juga: Brian Houston, Pendiri Gereja Hillsong Mengundurkan Diri Dari Dewan Gereja, Ini Alasannya…

 

Hillsong Church Global Terdampak

Sebelum skandal ini mencuat, Hillsong Church sudah diterpa badai ketika pendeta muda Carl Lentz yang memimpin Hillsong Church  di New York City terbukti berselingkuh dengan



BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

wanita lain. Dengan sederet bukti yang dikumpulkan, akhirnya Lentz mengundurkan diri dari pelayanannya.

Tak lama setelah itu Brian Houston terbukti menyembunyikan skandal pelecehan seksual yang melibatkan ayahnya sendiri di masa lalu. Akibatnya, dia diseret dalam proses hukum. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk berhenti sejenak dari pelayanan Hillsong Church.

Siapa sangka persoalannya justru makin memburuk. Hasil penyelidikan menemukan jika Houston juga terseret dalam kasus pelecehan.

Meksi pemimpin Hillsong lainnya masih tetap bertahan, namun tidak dengan pemimpin Hillsong cabang Atlanta Sam Collier dan istrinya Toni, memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisi mereka. Mereka beralasan jika skandal yang terus bermunculan di Hillsong sangat merisaukan.

“Alasan terbesar saya mengundurkan diri sebagai Pendeta Hillsong Atlanta mungkin bukan rahasia bagi Anda semua. Dengan semua dukumen, skandal, artikel, tuduhan dan manajemen gereja atas serangan ini, kondisinya menjadi sulit untuk memimpin dan menumbuhkan gereja muda ini di sini,” ungkap Collier.

 

Baca Juga: Dipecat Dari Hillsong Church, Pendeta Carl Lentz Akui Lakukan Kesalahan Ini

 

Dia pun mengungkapkan bahwa sejak mengetahui skandal ini, dia begitu sedih. Namun dia harus mengambil keputusan untuk meninggalkan gereja yang baru dimulai sejak tahun 2020 itu.

Dalam pernyataannya pada Rabu (23/3) kemarin, Collier menyampaikan bahwa dia mengasihi keluarga Hillsong dan percaya jika mereka akan dimampukan untuk melewati badai ini dan menjadi gereja yang lebih baik ke depan.

“Saya menghargai keluarga Hillsong dan ingin berterima kasih kepada keluarga Houston atas kasih yang mereka tunjukkan kepada Toni dan saya,” pungkasnya.

Ada masanya Tuhan mengizinkan badai terjadi, bahkan di tengah gereja yang sudah bertumbuh begitu pesat. Namun percayalah, pertolongan Tuhan akan selalu ada ketika kita mau datang dan merendahkan diri untuk mencari wajah-Nya dan kehendak-Nya. 

Mari dukung Hillsong Church di masa-masa sulit ini, supaya para pemimpin di gereja ini terus mengandalkan Tuhan.

Sumber : Christianpost.com | Christiantoday.com
Halaman :
Tampilkan per Halaman

Ikuti Kami