3 Tips Asik Menjelaskan Paskah Kepada Anak, Tanpa Anak Merasa Takut

Parenting Superbook / 17 March 2022

Kalangan Sendiri

3 Tips Asik Menjelaskan Paskah Kepada Anak, Tanpa Anak Merasa Takut

Contasia Christie Official Writer
432

Sebentar lagi Paskah akan tiba. Guru-guru sekolah minggu mulai memikirkan apa yang mau diceritakan pada saat perayaan Paskah nanti. Apakah akan ada acara khusus seperti perayaan? Atau online dengan membuat cerita yang menarik? Sebenarnya tidak hanya guru sekolah minggu yang sedang bersiap-siap. Orang tua juga punya kewajiban untuk menyampaikan semua hal tentang Paskah agar anak belajar tentang kedatangan Tuhan, karya-Nya, penderitaan-Nya, kematian dan kebangkitan-Nya.

Mungkin beberapa gereja saat ini masih ada yang melangsungkan acara Paskahnya secara online, tapi juga ada beberapa yang sudah offline. Nah kali ini Momin mau membantu kakak dalam menyiapkan materi yang akan disampaikan pada saat Paskah nanti kepada anak-anak.

Cobalah materi ini agar anak bisa mengetahui makna Paskah tanpa harus takut atau terlalu fokus pada penderitaan Tuhan (yang mungkin untuk sebagian anak yang masih kecil, ini cukup horor).

 

Mulailah dengan bercerita

Anak-anak terutama yang masih pra sekolah biasanya bisa mendengarkan cerita yang sederhana. Bisa seperti ini:

“Menurut kamu, mainan favorit kamu apa sih? Coba kasih tau kakak!”

“Robot yang super keren ini kak!”

“Wah mainan robot memang keren sekali ya, apalagi tidak banyak anak yang memilikinya ya! Sekarang kamu bayangkan, kalau ada seorang anak yang sedang sakit parah di rumah sakit, dia tidak punya apa-apa dan pengen banget mainan robot seperti kamu supaya bisa bahagia serta cepat sembuh. Kamu akan pinjamkan tidak?”

Berikan waktu sejenak agar anak bisa berpikir, apa yang akan dia lakukan. Lalu simaklah pendapat mereka dan bagaimana mereka mencurahkannya dalam sebuah kalimat-kalimat emosional.

 

Tekankan pada kasih Tuhan

Memang kematian dan penderitaan Tuhan Yesus dalam proses ini penting. Namun untuk anak yang masih kecil, kita bisa berfokus pada kerelaan Allah yang mau mengirimkan putra tunggal-Nya untuk menebus dosa seluruh umat manusia, agar kita bisa menjalani hidup yang baik.

“Allah memilih untuk menyerahkan Anak-Nya yang tunggal. Yesus memilih untuk menyerahkan nyawa-Nya. Dia memilih untuk mati agar kamu dan kakak bisa hidup. Tuhan sangat mengasihi kamu sehingga Dia melakukan hal yang paling sulit – Dia menyerahkan Anak-Nya. Kakak tidak bisa membayangkan melakukan itu! Dan Yesus sangat mengasihi kita sehingga Dia melakukan hal yang paling sulit – Dia menyerahkan hidup-Nya.”

 

Gunakan buku atau aktivitas seputar Paskah

Anak akan makin semangat kalau ada sesuatu yang membuatnya menjadi senang. Buku bergambar, kegiatan mewarnai adalah sejumlah media yang bisa digunakan untuk mempekenalkan, membawanya ke dalam suasana Paskah yang menyenangkan.

 

Paskah adalah tentang kemenangan, bukan tentang kengerian yang membawa ketakutan. Bagikanlah pesan ini kepada anak Anda yang masih kecil. Sejalan dengan waktu, seiring pertumbuhan, kita bisa memasukkan sesuatu yang lebih dalam kepadanya. Pada saatnya yang tepat!

Sumber : dari berbagai sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami