Kesaksian OBI: Kekurangan Air Bersih, Warga Binjai Ini Terjangkit Penyakit Kulit

News / 15 March 2022

Kalangan Sendiri

Kesaksian OBI: Kekurangan Air Bersih, Warga Binjai Ini Terjangkit Penyakit Kulit

Aprita L Ekanaru Official Writer
615

Warga Kelurahan Dataran Tinggi - Binjai, Sumatera Utara sudah lama memiliki masalah yang serius mengenai air bersih.  Beberapa warga yang telah memiliki sumur pribadi sering berkeluh kesah karena kualitas air sumur mereka yang tidak bagus sehingga tidak bisa digunakan untuk minum walaupun sudah dimasak sekalipun. Bahkan untuk mandi dan mencuci baju pun air sumur ini tidak bisa digunakan karena airnya berwarna keruh dan berminyak. Warga di Kelurahan itu pun tidak sanggup membuat sumur bor yang lebih dalam karena biaya pembuatannya yang cukup mahal sedangkan pekerjaan mereka kebanyakan adalah hanya pedagang dan petani.

Dengan kondisi air seperti ini akhirnya membuat warga di Kelurahan Dataran Tinggi dan sekitarnya  harus membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka, dan membeli air galonan untuk kebutuhan minum.  

Salah satu warga yang sangat mengalami masalah dengan keadaan air di desa ini adalah keluarga Hendrik Yacob Tampone. Karena air sumur yang selalu ia pakai, membuatnya menderita sakit kulit yang lumayan parah, mulai dari leher hingga kakinya gatal-gatal, bentol-bentol sampai menjadi luka. Pak Hendrik hanya bisa berdoa bagaimana ia dan penduduk di sekitar bisa mendapatkan air yang layak untuk kehidupan mereka.

Seperti kata pepatah pucuk dicinta ulam tiba, doanya terjawab. Beberapa bulan kemudian, pada  Juni 2019, OBI membuatkan sumur bor di desa mereka. Warga desa sekitar sangat sukacita karena air yang didapat sekarang sudah bisa dikonsumsi untuk minum dan untuk keperluan masak, sehingga mereka tidak perlu membeli air lagi. Kegiatan mandi juga  sudah menjadi nyaman dengan air bersih ini, dan mereka juga tidak perlu kuatir memcuci baju karena baju putih mereka tidak akan menjadi kuning lagi.

Saat ini Bapak Hendrik pun sudah sembuh dari penyakit gatalnya walaupun bekasnya masih ada. Pak Hendrik dan banyak warga di Kelurahan Dataran Tinggi sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan lewat OBI yang telah menjadi jawaban doa dan  menjadi saluran berkat bagi banyak orang yang membutuhkan.

Sumber : www.oborberkat.com
Halaman :
1

Ikuti Kami