Kesaksian OBI: Godelva Belajar Meminta Maaf Dengan Tulus di SD OBI Nias

News / 14 March 2022

Kesaksian OBI: Godelva Belajar Meminta Maaf Dengan Tulus di SD OBI Nias

Aprita L Ekanaru Official Writer
322

Godelva (8 tahun) adalah siswi kelas 3 di SD Swasta OBI Nias. Godelva saat ini tinggal bersama orang tua dan kedua kakaknya. Ayahnya seorang pengusaha percetakan, sedangkan ibunya bekerja sebaga guru swasta.

Orang tua Godelva melatih setiap anaknya di rumah untuk memiliki self awareness dan keseriusan dalam belajar, sehingga dapat membagi waktu kapan harus belajar dan bermain. Namun saat belajar seringkali Godelva dan kakak-kakaknya saling mengganggu satu sama lain, akhirnya menimbulkan pertengkaran. Salah satu yang melakukan keisengan sampai terjadi pertengkaran adalah Godelva. 

 

BACA JUGA: Kesaksian OBI: Phidias Belajar Hal Baru Saat Menonton Superbook di TK OBI Nias

 

Godelva menceritakan bahwa ia pernah mengganggu kedua kakaknya yang sedang serius belajar. Ia menyenggol kakaknya dengan sengaja, menyembunyikan buku dan atau membuat keributan saat kakaknya sedang menghapal pelajaran. Melihat perilaku Godelva tersebut, kedua kakaknya pun marah dan membalas perbuatan Godelva dengan hal yang sama. Saling tidak terima dan saling membalas satu sama lain, membuat kedua orang tua Godelva mereka pun mengambil tindakan tegas. Setelah ditelusuri ternyata Godelva yang memulai pertengkaran, maka orang tuanya meminta Godelva meminta maaf pada kakak-kakaknya. Godelva melakukannya, namun tidak setulus hati.

 

BACA JUGA: Kesaksian OBI: School Of Life Mengubah Kebiasaan Buruk Christand

 

Hari minggu saat akan ibadah sekolah minggu, Godelva dan kedua kakaknya menonton Superbook di sekolah tentang kisah Yusuf dan saudaranya. Setelah selesai menonton kisah ini Godelva tersadar bahwa ia harus meminta maaf setulus hati pada kedua kakaknya. Godelva sadar bahwa orang yang disakiti hatinya saja mau untuk memaafkan (seperti Yusuf) apalagi dengan ia yang mengganggu kakaknya sedang belajar, ia juga harus meminta maaf dengan setulus hati.

Akhirnya, setiap waktu belajar di rumah tidak ada pertengkaran lagi, karena Godelva sudah tidak iseng lagi terhadap kakak-kakaknya.

Sumber : www.oborberkat.com
Halaman :
1

Ikuti Kami