7 Pemimpin Kristen Serukan Doa Terhadap Invasi Rusia ke Ukraina

News / 1 March 2022

7 Pemimpin Kristen Serukan Doa Terhadap Invasi Rusia ke Ukraina

Claudia Jessica Official Writer
1201

Para pemimpin Kristen dari berbagai latar belakang mendesak orang-orang percaya untuk berdoa bagi Ukraina. Mereka menyebut invasi Rusia atas Ukraina sebagai situasi berbahaya yang bisa berdampak besar bagi seluruh dunia.

Rusia menginvasi Ukraina pada Kamis (24/02/2022) pagi, sebuah negara berdaulat di perbatasan selatannya yang mendeklarasikan kemerdekaannya pada tahun 1991, tak lama setelah pecahnya bekas Uni Soviet.

Berikut ini adalah ungkapan para pemimpin Kristen atas invasi Rusia terhadap Ukraina.

 

1. Franklin Graham (Asosiasi Penginjilan Billy Graham dan Samaritan's Purse)

“Pagi ini, kami bangun dengan berita bahwa Rusia telah meluncurkan kampanye militer melawan Ukraina. Berdoalah bagi rakyat Ukraina dan agar konflik ini segera berakhir. Saya telah berkhotbah di Kiev dan juga Lviv, dan banyak orang datang ke sana untuk mendengar Injil. Samaritan's Purse bekerja dengan lebih dari 3.000 gereja di seluruh Ukraina, dan kami sedang dalam proses mendistribusikan lebih dari 600.000 kotak sepatu Operation Christmas Child yang diisi hadiah untuk anak-anak melalui gereja-gereja dan mitra pelayanan tersebut. Di Samaritan's Purse, kami memiliki banyak teman tidak hanya di Ukraina, tetapi juga di Rusia,” tulis Graham melalui akun Facebook-nya.

“Ada begitu banyak ketakutan dan ketidakpastian. Banyak warga Ukraina meninggalkan rumah mereka ke barat. Keluarga-keluarga ini membutuhkan doa kita,” tambahnya.

 

2. Eugene Cho (Bread for the World)

“Tuhan, kami berdoa untuk orang-orang Ukraina selama masa sulit ini. Lindungi yang tidak bersalah dan rentan. Berikan kebijaksanaan kepada para pemimpin global. Rendahkan hati orang yang sombong. Tuhan, kami merindukan & berdoa untuk perdamaian. #PrayForUkraine,” tulis Cho di Twitter.

 

BACA JUGA: Ribuan Warga Rusia Ditangkap Karena Tolak Perang Rusia dan Ukraina

 

3. Chris Hutchinson (Pendeta senior dari Grace Covenant Presbyterian Church di Blacksburg, Va)

“Jerman tidak memiliki nuklir pada tahun 1939. Dalam hal kemungkinan tanggapan, ini sangat, sangat berbeda. Para pemimpin kita tidak pernah membutuhkan lebih banyak kebijaksanaan. Berdoalah untuk mereka. Berdoalah untuk Ukraina.” tulis Hutchinson di Twitter.

 

4. Russell Moore (Teolog publik, Christianity Today)

“Vladimir Putin adalah seorang pembunuh dan seorang tiran. Dia adalah pelaku kekerasan terhadap orang Kristen evangelis, minoritas agama lain, dan bahkan anak yatim piatu di negaranya sendiri. Dan sekarang dia menyerang tetangga, negara demokrasi, teman AS. Tuhan selamatkan Ukraina.” cuit Moore dari Twitter-nya.

 

BACA HALAMAN SELANJUTNYA -->

Sumber : christianheadlines
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami