Belajar Dari Kisah Orang Samaria yang Baik Hati, Anak Ini Akhirnya Berubah

Family / 13 February 2022

Kalangan Sendiri

Belajar Dari Kisah Orang Samaria yang Baik Hati, Anak Ini Akhirnya Berubah

Contasia Christie Official Writer
1697

Kaleb Fernando (10 tahun) yang akrab dipanggil Nando paling malas kalau diajak orang tua ke gereja. Ia juga sering berkata dan berlaku tidak sopan, suka mengolok teman, berbohong, berantem, bahkan tidak segan memukul temannya. Kelakuan nakalnya sampai membuat keluarganya menjadi bermasalah dengan tetangga, karena Nando sering melempari genteng rumah tetangganya.

Berharap Nando menjadi anak yang lebih baik, orang tuanya berulang kali mengajaknya ke gereja untuk bersekolah minggu. Tapi yang ada Nando justru mengejek dan memukul teman sekolah minggu lainnya hingga menangis. Tidak putus asa sampai disitu, ibunya tetap membawanya ke sekolah minggu sampai suatu ketika Nando belajar dari kurikulum Superbook di Gereja Kristen Alkitab Indonesia Jl. Bener.

Minggu itu, ia belajar dari kisah orang Samaria yang baik hati. Ia melihat orang ini begitu baik dan mau menolong orang lain. Hal itulah yang menyentuh hati Nando. Ia mulai berkomitmen untuk mengubah perilaku buruknya, seperti suka memukul teman dan perbuatan tidak terpuji lainnya.

Minggu berikutnya, ia mulai bersemangat mengikuti sekolah minggu. Kembali guru sekolah minggu mengajarkan firman Tuhan dari kurikulum Superbook. Namun yang sekarang kisah tentang perumpamaan anak yang hilang. Lalu minggu berikutnya lagi, Nando belajar dari Daud yang mampu mengalahkan Goliat. Disinilah komitmennya untuk berubah semakin kuat. Ia mulai berani bersaksi tentang nama Tuhan dan mengajak teman-temannya yang tidak pernah ke sekolah minggu untuk ikut beribadah bersamanya.

Sejak saat itulah karakter Nando berubah total. Nando menjadi semakin rajin sekolah minggu, tidak malas, percaya diri, berani, dan tidak berkelahi lagi dengan teman-temannya. Ia bahkan melayani di sekolah minggu menjadi pemain musik bas, drummer, dan gitaris. Teman-teman yang diajaknya pun kini aktif dan rajin mengikuti sekolah minggu.

Perubahan hidupnya kini membawanya menjadi berkat bagi banyak orang. “Saya percaya Tuhan telah mengubah hati saya lewat Superbook,” papar Nando.

 

*diceritakan ulang dari tulisan tangan Nando kepada fasilitator Superbook

Sumber : Superbook Indonesia
Halaman :
1

Ikuti Kami