Anak Mulai Mengidolakan Sesuatu Secara Berlebihan? Apa yang Harus Dilakukan?

Parenting / 10 February 2022

Anak Mulai Mengidolakan Sesuatu Secara Berlebihan? Apa yang Harus Dilakukan?

Contasia Christie Official Writer
611

Masa anak- anak merupakan waktu dimana mereka mudah sekali mencontoh orang lain. Terlebih pada saat mereka memiliki idola. Sebenarnya tidak salah lho bila mereka mengidolakan seorang ataupun hal tertentu.

Zaman sekarang, berbeda dengan zaman dulu. Mungkin sekarang anak lebih mengidolakan selebgram, Youtuber, atau bahkan tokoh-tokoh di internet atau game. Nah kalau sudah sampai tahap ini, Parents harus mulai pantau ya. Jangan sampai anak kebablasan dalam mengidolakan.

Bila anak- anak telah masuk dalam fase mulai mengidolakannya secara berlebihan, Parents butuh melakukan hal ini saat sebelum terlambat:

1. Coba cari tahu siapa artis atau peran yang mereka idolakan

Meski Parents telah tahu artis yang anak idolakan, tidak ada salahnya buat mencari tahu lebih dalam latar belakang, pesan- pesan yang dibawa, ataupun perilaku artis tersebut. Misalnya bisa melalui lirik lagu yang dibawakan artis tersebut ataupun perannya di televisi, atau postingannya di medsos.

Bila memang terdapat pesan ataupun sikap yang tidak baik dan cenderung dicontoh oleh anak, hendaknya Parents wajib menjelaskan dengan baik supaya anak tidak ikut menirunya.

Salah satu contohnya adalah gaya hidup glamour dari tokoh idola. Parents dapat jelaskan kalau mereka dapat hidup seperti itu karena kerja kerasnya. Ataupun bila anak telah cukup besar buat mengerti, Parents dapat jelaskan itu hanyalah peran di tv, sudah dirancang seperti itu. Tetapi pada realitasnya tidak seglamour itu.

2. Kenalkan anak dengan sosok lain yang bisa diidolakan.

Manfaatkan situasi si anak yang dalam proses mencari jati diri dengan memotivasinya dengan sosok- sosok lain yang mungkin belum pernah dikenalnya, yang se- usia dengannya tetapi mampu berkarya secara positif serta kaya prestasi, tidak sekedar modal fisik saja.

Atau Parents dapat kenalkan tokoh Alkitab yang dapat jadi panutan untuk anak- anak seusia mereka. Misalnya Daud, Samuel, Daniel, bahkan Tuhan Yesus sendiri.

Umumnya nih Parents, setelah anak menyaksikan film Superbook, mereka mulai memiliki panutan tokoh Alkitab. Karena mereka bisa secara visual memahami serta mengenali peranan ataupun kepribadian tokoh tersebut.

3. Buat pengalihan

Biar anak nggak melulu menghabiskan perhatian kepada sang idola, ajak dia untuk terlibat langsung dengan kegiatan-kegiatan yang bisa menyalurkan energinya lebih. Misalnya olahraga. Biarkan dia memilih jenis olahraga yang dia sukai. Parents juga bisa daftarkan dia dengan kursus menari, dan lain sebagainya

Nah, jangan anggap sepele dan hal yang wajar sehingga di cuekin ya, Ma. Tetap perhatikan sang anak dan jangan sampai lalai karena bisa berakibat fatal lho!

Sumber : Superbook Indonesia
Halaman :
1

Ikuti Kami