Saat Anak Deman Sehabis Vaksin, Jangan Panik! Lakukan 5 Langkah Ini

Health / 10 February 2022

Saat Anak Deman Sehabis Vaksin, Jangan Panik! Lakukan 5 Langkah Ini

Claudia Jessica Official Writer
515

Setelah menjalani vaksinasi atau imunisasi, beberapa anak mungkin mengalami efek samping ringan seperti demam. Kondisi juga kerap dialami oleh orang dewasa.

Seperti yang kita ketahui, demam adalah kondisi dimana suhu tubuh seseorang mengalami kenaikan. Suhu tubuh normal pada anak berkisar antara 36-27°C. Apabila lebih dari itu, anak bisa dikatakan mengalami demam.

Salah satu yang harus kita ketahui adalah demam bukanlah sebuah penyakit, melainkan respon tubuh menghadapi “benda asing” yang masuk ke dalam tubuh. Dalam hal ini, vaksin yang disuntikkan ke dalam tubuh anak ditujukan untuk merangsang antibodi terhadap penyakit tertentu.

Demam menunjukkan tubuh anak telah merespon vaksin tersebut yang mana merupakan bagian dari virus. Banyak ahli berpendapat, demam menunjukkan sistem imun bekerja dengan baik dalam mengenali dan mempelajari cara untuk melawan penyakit jika suatu saat terinfeksi.

Kendati demikian, tingkat demam tergantung pada tubuh masing-masing anak. Artinya jika anak tidak mengalami demam atau mengalami gejala efek samping lain, bukan berarti vaksin tidak bekerja. Vaksin tetap bekerja dan meningkatkan produksi antibodi dalam tubuh anak.

Namun jika anak mengalami demam, ada beberapa yang bisa Anda lakukan untuk membantunya, perhatikan hal-hal berikut ini:

> Jaga tubuh anak agar tidak dehidrasi

Demam biasanya membuat tubuh anak terasa lemas dan berkeringat lebih banyak dari biasanya. Saat suhu tubuh lebih tinggi dari biasanya, tubuh akan mempertahankan suhunya dengan mengeluarkan air. Oleh karena itu, pastikan kebutuhan cairan anak terpenuhi agar terhindar dari dehidrasi.

Perlu diperhatikan bahwa dehidrasi bukan hanya keadaan dimana tubuh kehilangan cairan, tetapi juga elektrolit seperti garam dan kalium yang penting untuk beragam fungsi tubuh. Untuk mengatasi dehidrasi, Anda bisa memberikan minuman elektrolit seperti air kelapa, minuman jahe, dan lainnya kepada anak untuk mengganti mineral yang hilang.

 

BACA JUGA: Anak Sakit Bikin Orangtua Cemas dan Sedih, Panjatkanlah Doa Ini

 

> Perhatikan waktu yang tepat untuk minum obat pereda demam

Salah satu cara meredakan demam adalah dengan mengonsumsi paracetamol atau ibuprofen. Namun pada umumnya demam tidak perlu ditangani dengan pemberian obat, terutama jika anak masih aktif dan mau makan atau minum. Sebelum memberikan obat kepada anak, sebaiknya konsultasikan dahulu kepada dokter.

Beberapa hal yang perlu Anda waspadai jika suhu tubuh anak melebihi 39°C, dan 38°C untuk anak usia kurang dari 3 bulan.

Apabila anak menolak makan, minum atau menyusu, demam tidak kunjung reda selama 3 hari (1 hari khusus untuk anak usia kurang dari 2 tahun), diare, muntah berkepanjangan, ruam kulit, dehidrasi yang disertai dengan jarang buang air kecil atau tidak tidak mengeluarkan air mata saat menangis, dan tampak lemas, segera bawa anak ke rumah sakit atau mencari pertolongan medis.

Bersikaplah dengan tenang dalam menghadapi vaksinasi. Tetap pantau kondisi anak dan waspadai munculnya tanda dehidrasi atau kegawatdaruratan lainnya.

Sumber : alodokter
Halaman :
1

Ikuti Kami