Kisah Carl Sartor, Pemuja Setan yang Pilih Dibaptis dan Menjadi Pemuja Kristus

News / 27 January 2022

Kalangan Sendiri

Kisah Carl Sartor, Pemuja Setan yang Pilih Dibaptis dan Menjadi Pemuja Kristus

Lori Official Writer
909

Beberapa bulan yang lalu, Carl Sartor mengakui bahwa dirinya adalah seorang pemuja setan dan sangat membenci Yesus. 

Tetapi hari ini, pria berusia 35 tahun itu menyampaikan bahwa dirinya dipulihkan oleh kasih Tuhan.

Kisah Carl pun mendadak viral di sosial media. Melalui sebuah postingan di Instagramnya, menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah sereligius seperti sekarang ini. Dia percaya bahwa kematian adalah akhir dari kehidupan. Dia sudah lari dari Tuhan sejak usia 5 tahun. Seiring bertambah dewasa, hidupnya kacau balau. Dia mengkonsumsi narkoba, pecandu alkohol dan kerap berlaku kasar kepada orang lain. 

Tak jarang, Carl juga mempersalahkan Tuhan atas apa yang ia alami.

 

Baca Juga: Jadi Duta Besar Setan, Simone Peer: Saya Tidak Tahu Apa Arti Jadi Milik Yesus

 

Namun entah mengapa ia mengalami perjumpaan dengan Tuhan pada tahun 2021. Tepat pada bulan November 2021, dia menjalani baptisan.

“Aku menerima baptisan pada bulan November dan untuk pertama kalinya dalam hidupku, aku merasa utuh. Untuk pertama kalinya di dalam hidupku aku mengalami pengalaman spiritual. Tuhan itu nyata dan aku akan terus berjalan di jalan ini selamanya. Tuhanku adalah Tuhan yang luar biasa dan aku berdoa supaya semua orang mengalami kasihnya seperti yang aku alami,” ungkap Carl Sartor.

Carl memberi hidupnya kepada Kristus di Cross Church di Parkersburg, West Virginia.

Carl dikenal sebagai ateis selama 15 tahun dan dia kemudian bergabung dengan pemuja setan selama 5 tahun. 

“Aku hidup dalam lingkaran obat-obatan dan alkohol. Aku memiliki masalah emosi yang parah. Aku menyalahkan semua orang dan semua hal. Aku juga menyalahkan Tuhan,” ungkapnya.

Namun karena beragam hal yang terjadi dalam hidupnya pada tahun 2021 lalu, dia mulai mencari Tuhan.

“Aku tidak lagi memahami siapa diriku dana pa yang terjadi dalam hidupku. Aku mencoba bunuh diri,” ungkapnya.

 

Baca Juga: Grup Black Metal Watain Ini Dilarang Konser di Singapura Karena Anti-Kristen!

 

Saat Cross Church mengadakan baptisan, dia begitu bersemangat dan mencoba melepaskan semua kebenciannya.

“Kami bahkan belum sampai ke kotbah karena kami masih bernyanyi, memuji dan menyembah. Belum sampai 15 menit ibadah, dia segera berlari ke bak pembaptisan,” demikian ditulis oleh Rich Walters, salah satu pelayan gereja.

Sejak hari itu, Carl adalah seorang penyembah. Dia percaya kepada Tuhan Yesus dan dia hidup di dalam Kristus.

“Hari ini, dia adalah seorang penyembah. Hari ini, dia adalah orang percaya. Hari ini, dia adalah saudara saya di dalam Kristus. Ini seperti lagu lama yang berkata…’Tidak ada yang tahu apa yang akan Anda lakukan, pada saat itu Yesus memegang Anda!!! Puji Tuhan!!!” terang Walters.

Apakah Anda mengenal seseorang yang bergumul dengan beragam masalah dalam hidupnya? Apakah Anda dia rindu untuk mengalami kasih Tuhan seperti yang dialami Carl Sartor? Hari ini adalah waktunya! 

Hubungi SAHABAT 24 kami melalui kontak Whatsapp 0822 1500 2424 atau klik di sini: https://bit.ly/InginDidoakan

 

Sumber : CBN
Halaman :
1

Ikuti Kami