Asal Dari Kekhawatiran dan Cara Mengatasinya

Asal Dari Kekhawatiran dan Cara Mengatasinya

Claudia Jessica Official Writer
      916

Matius 6: 25

Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?

 

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 24; Matius 24; Kejadian 47-48

Ibuku yang saleh, berdoa agar saya masuk ke kerajaan. Dia seringkali berkata bahwa dia “khawatir” tentang ini atau itu.

Tapi inilah kebenaran yang jelas: khawatir adalah dosa! Alkitab berkali-kali memerintahkan kita untuk “Jangan khawatir!” Khawatir tidak bermanfaat, dan dapat membahayakan.

Yesus menantang pada pengikut-Nya dengan blak-blakan:

“Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai.  Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?” (Matius 6: 25b, 27, 30b)

Untuk mengilustrasukan maksud-Nya, Yesus berkata,

“Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?” (Matius 6: 26)

Banyak kekhawatiran itu berasal dari duniawi. Tapi kepercayaan tergantung kepada Tuhan untuk penyediaan.

Yesus berkata, “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.”Matius 6: 33-34.

Ketika kita berjalan lebih dekat hari demi hari dengan Yesus, kita akan menemukan tempat perlindungan. Namun kedamaian batin tidak datang jika kita berlari kesana kemari, membuang-buang waktu dengan mengejar hal-hal duniawi. Dunia dapat merusak kita dengan masalahnya, membuat kita takut.

Iblis memberi kita umpan untuk mengejarnya sehingga kita hanya berlari di tempat, dan mengkhawatirkan semua hal. Tapi Tuhan mengatakan, “Jangan khawatir!”

Setiap harinya, jangan pernah lewatkan berkat yang Tuhan berikan. Percayalah, itu dari Tuhan!

Tuhan mengasihi dan mengetahui kebutuhan Anda yang sebenarnya. Baik itu tentang kebutuhan fisik, sosial, ataupun finansial. Jadi, datanglah kepada Tuhan dengan iman, serahkan beban Anda kepada-Nya, carilah wajah-Nya, puji nama-Nya, dan Dia akan menyediakan semuanya!

 

Hak cipta oleh Pat Robertson, digunakan dengan izin.

Ikuti Kami