Viral Pemuda Penjual NFT Foto Selfie, Inilah GAMBAR DIRI yang Perlu Kita Tanamkan Ke Anak

Viral Pemuda Penjual NFT Foto Selfie, Inilah GAMBAR DIRI yang Perlu Kita Tanamkan Ke Anak

Contasia Christie Official Writer
737

“Aku aja upload selfie boro-boro percaya diri, dia PD banget sampai dijual. Eh menghasilkan cuan.”  

“Rezeki orang tekun. Dia foto dari tahun 2017 dengan konsisten.”

Itulah komentar netizen di salah satu kanal berita, yang sedang memberitakan kabar viral tentang Ghozali Everyday yang kaya mendadak setelah menjual NFT-nya di OpenSea. Ghozali adalah salah satu mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Semarang. Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer ini, awalnya hanya meng-upload NFT berupa gambar 2D dan 3D. Sampai suatu hari ia berpikir sepertinya lucu juga kalau salah satu kolektor memiliki gambar wajahnya. 

Ghozali melakukan selfie karena ingin membuat video timelapse. Diapun mulai konsisten melakukan selfie dari tahun 2017 sampai 2021. Tidak sedikit komentar miring ditujukan padanya saat menjual NFT-nya melalui media sosial. Dia tetap tidak patah semangat untuk terus melakukannya, sampai akhirnya membuahkan hasil yang luar biasa.

Pelajaran yang bisa kita ajarkan pada anak

Melihat kisah ini, mungkin kita iri ya dengan ‘keberuntungan’ yang Ghozali dapatkan dari keisengannya. Namun banyak hal yang bisa kita pelajari dari cara berpikir dan kepercayaan dirinya. 

1. Percaya diri dengan tubuh yang telah Tuhan berikan

Tidak sedikit orang yang minder dengan tubuhnya. “Aduh gemuk banget ini,” “Ih jerawatan,” “Wajahku nggak secantik/ seganteng dia,” dll. Bagaimana kita bisa menghargai atas pemberian Tuhan, kalau kita sendiri melihat diri kita dengan tidak bersyukur. 

Ingat Kejadian 1:27, “Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah  diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.” Bahwa kita diciptakan Tuhan menurut gambar dan rupa Allah. Jadi kita harus bersyukur karena Dia telah menciptakan kita dengan sempurna di tengah kekurangan yang kita miliki. 

 

2. Buah ketekunan

Roma 5: 4, "dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan." Ghozali melakukan selfie secara konsisten sejak tahun 2017. Dan akhirnya kini ia bisa mendulang hasil yang luar biasa. Sebagai umat percaya, kita telah diajarkan dalam kondisi apapun kita harus tekun dan terus berpengharapan pada-Nya. Karena Dia-lah yang akan membantu kita melewati situasi sesulit apapun.

 

3. Kita adalah manusia yang berharga

Manusia adalah maha karya ciptaan Tuhan. Yang merusaknya adalah dosa, sehingga kita sering merasa tidak berharga dan memiliki gambar diri yang buruk. Biasanya orang yang memiliki gambar diri yang buruk, dihantui oleh kejadian yang pernah terjadi di masa lalu. 

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan di masa lalu, tapi jangan sampai hal itu membelenggu kita dan menjadikan diri kita tidak berharga atau pantas. Nilai diri kita ditentukan oleh Tuhan, bukan dari kesalahan ataupun pendapat orang lain.

Sumber : dari berbagai sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami