Fakta Alkitab: Wanita-wanita dalam Pelayanan Yesus, Salah Satunya Dilepaskan dari 7 Setan

Fakta Alkitab: Wanita-wanita dalam Pelayanan Yesus, Salah Satunya Dilepaskan dari 7 Setan

Claudia Jessica Official Writer
121

Perbedaan Status Sosial Para Wanita yang Melayani Yesus

Para wanita yang yang ditulis Alkitab melayani Yesus memiliki latar belakang sosial yang berbeda. Ada yang kaya maupun miskin, dan ada pula yang berstatus sosial tinggi, maupun rendah.

Seperti Yohana yang merupakan istri pejabat. Nama Yohana sebagai salah satu wanita yang melayani Yesus menunjukan bahwa pelayanan Yesus mampu menjangkau orang-orang yang berkedudukan tinggi di zaman-Nya. Lalu Lukas 8:3 juga mencatat para sosialita lainnya yang melayani Yesus dengan hartanya.

Kemudian ada Maria Magdalena yang menderita sakit, sama seperti Ibu Mertua Petrus yang juga mengalami sakit sebelum melayani Yesus dan murid-murid (Mark. 1:29-31).

Selanjutnya Maria dan Marta, saudara Lazarus yang menyambut Yesus di rumah mereka. Diduga mereka merupakan anak-anak yatim, sebab tidak satu pun dari penyampaian Alkitab yang menyebutkan kehadiran orangtua mereka dalam tiap  kisah mereka.

 

Peran Wanita dalam Pelayanan Yesus

Dalam pelayananNya, Yesus mengampuni, menyembuhkan dan mengajar para wanita. Pada gilirannya mereka yang diberkati dengan pelayanan Yesus kemudian menyerahkan diri untuk melayani Dia. Alkitab menyampaikan bahwa wanita yang melayani Yesus, melayaniNya dengan kekayaan mereka, mempersiapkan keperluan perjalanan, memberi tumpangan, memperhatikan kuburan-Nya, dan menjadi saksi mata mengenai kebangkitan-Nya.

Para kaum wanita setelah kenaikan Yesus juga berperan dalam pemberitaan Injil, mereka diberikan hikmat untuk berbicara tentang kebenaran Allah kepada orang lain. Ketika Roh Kudus dicurahkan ke atas mereka, murid-murid yang berjumlah kira-kira 120 murid termasuk beberapa perempuan, mendapat kuasa untuk menjadi saksi-saksiNya (Kisah Para Rasul 1:14-15). Hal ini sesuai dengan nubuat dalam Yoel 2:28-29 yang dikutip oleh Petrus dalam khotbahnya. 

Para wanita yang bersama-sama dengan para rasul dalam Kisah Para Rasul 1:12-14 memegang tanggung jawab dalam pemberitaan Injil di Yerusalem, Yudea, Samaria dan sampai ke ujung bumi.

Dalam pelayanan-Nya di bumi, Yesus sering melakukan kontak dengan banyak wanita. Dan dari semuanya itu, Yesus memiliki tujuan yakni untuk mengangkat derajat perempuan ke posisi yang lebih tinggi.Dengan melibatkan wanita dalam pelayanan dan pengajaranNya, maka Yesus ingin menunjukan bahwa mereka termasuk sebagai sasaran misi dan keselamatan. Yesus menghormati perempuan, dan memperlakukannya setara dengan laki-laki, juga menawarkan jalan keselamatan yang sama kepada mereka.

 

 

Sumber : jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami