Apa itu NFT? Ghozali Everyday Raup Miliaran Rupiah Jual Foto Selfie di NFT

Apa itu NFT? Ghozali Everyday Raup Miliaran Rupiah Jual Foto Selfie di NFT

Aprita L Ekanaru Official Writer
172

Dilansir dari Kompas.com, NFT (Non-Fungible Token) adalah barang digital yang dapat dijual belikan menggunakan teknologi blockchain. NFT diperdagangkan melalui platform khusus, layaknya cryptocurrency.

Sebagian besar, NFT diperdagangkan memakai ether (ETH), koin buatan Ethereum. Seperti namanya, "non-fungible", NFT merupakan aset digital yang mewakili barang berharga dengan nilai yang tak bisa ditukar atau digantikan. Setiap NFT memiliki catatan transaksi dalam blockchain yang berisi data penciptanya, harga, serta histori kepemilikannya.

NFT juga memiliki data unik seperti sidik jari guna memudahkan verifikasi pemiliknya. Bahkan pemilik NFT juga bisa menyimpan informasi tertentu seperti tanda tangan pada karya mereka ke dalam metadata NFT.

Kepemilikan NFT bersifat mutlak dan sangat terbatas. Pemiliknya adalah satu-satunya pihak yang memiliki karya orisinil NFT meskipun ia punya hak cipta untuk memperbanyak karya.

Secara singkat, konsep NFT memungkinkan pembeli memiliki barang asli tanpa ada yang bisa menirunya karena transaksi itu juga harus menyertakan bukti kepemilikan dalam bentuk sertifikasi.

Baru-baru ini warganet dihebohkan oleh seorang pemuda bernama Ghazali (22 thn) alias Ghozali Everyday karena ia berhasil menjual ratusan foto selfie dalam bentuk NFT.

Melalui platform Open Sea jual beli NFT dengan mata uang Kripto Etherium (ETH), Ghozali berhasil meraup untung hingga puluhan juta, hingga milyaran rupiah dari hasil penjualan foto selfienya.

Ghozali sudah menjadi penyedia NFT berupa foto selfie dirinya sejak 5 tahun yang lalu saat menginjak usia 18 tahun hingga saat ini. Dalam rentang waktu tersebut ia berhasil mengumpulkan hampir seribu foto selfie di laman Open Sea miliknya. Ia mulai menjual fotonya pada 10 Januari 2022.

Mahasiswa semester 7 Program Studi Animasi D-4 Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang itu mengaku sempat tidak yakin ada yang mau beli swafoto miliknya.

"Aku nyangkanya sih enggak ada yang beli makanya harganya saya patok awal di 3 dollar. Emang sengaja biar enggak ada yang beli. Awal upload di akhir-akhir Desember cuma baru berani promosi empat hari yang lalu," jelasnya sembari tersipu malu.

Ghozali menyampaikan pada tim Kompas.com yang menyambangi kampusnya, bahwa ia sempat kaget karena Chef Arnold juga ikut membeli fotonya. Menurutnya, Chef Arnold juga sangat mengapreasi ketekunan dan konsistensi Ghozali dalam menekuni bisnis di NFT.

"Awal-awal itu dipromosiin oleh komunitas NFT Indonesia. Terus orang luar negeri jadi ikutan beli, bahkan Chef Arnold juga beli. Belinya bahkan sampe 25 gitu, foto wajah saya, haha," kata Ghozali, Kamis (13/1/2022).

Di mata para dosen, Ghozali adalah pribadi yang kreatif dan tekun. Selain itu, ia juga beberapa kali mendapat beasiswa dan berhasil meraih juara di ajang kompetisi internasional.

"Dia itu punya jiwa petarung, beberapa kali ikut kompetisi tingkat internasional, menang dua kali," tambah Kaprodi Animasi Udinus, Khafiizh Hastuti.

 

Sumber : Kompas.com
Halaman :
1

Ikuti Kami