Bupati Muslim Ini Dipuji Karena Bangun Gereja Umat Katolik di Maluku Tenggara

Bupati Muslim Ini Dipuji Karena Bangun Gereja Umat Katolik di Maluku Tenggara

Lori Official Writer
965

Bupati Maluku Tenggara (Malra) M. Thaher Hanubun meresmikan Gereja Santo Servatius Stasi Sathean di Ohoi Sathean, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara pada Senin, 3 Januari 2022 kemarin. 

Menariknya, Bupati Thaher yang beragama Muslim tersebut mendukung pembangunan gereja ini. Dia bahkan menggandeng DPRD Malra untuk membiayai dana pembangunan Gereja Santo Servatius Stasi Sathean.

“Di Malra saya betrugas bersama Wakil Bupati sejak Oktober 2018 hingga saat ini, Pemkab dengan dukungan DPRD telah mengalokasikan Rp 58 miliar bagi pembangunan rumah ibadah. Serta kegiatan keagamaan di daerah ini,” kata Thaher.

 

Baca Juga: Kepala Sekolah Ini Lestarikan Toleransi Dengan Bangun 3 Rumah Ibadah di Sekolah

 

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Malra dihuni oleh mayoritas Kristiani. Meski begitu Thaher disambut dengan hangat oleh masyarakat setempat. Bersama dengan Wakil Bupati Petrus Beruatwarin, dia bekerja menciptakan kerukunan umat beragama di Malra. 

Pembangunan rumah ibadah masing-masing agama menjadi salah satu upaya yang dilakukan Bupati Thaher. Bahkan untuk alokasi dana bantuan pembangunan rumah ibadah diberikan secara merata.

Secara pribadi, Bupati Thaher menyampaikan bahwa kehadiran gereja ini menjadi kebanggaan bagi umat Kristen Stasi Sathean.

“Pembangunan gereja Santo Servasius ini tentunya menjadi kebanggaan umat Stasi Sathean. Berkat kerjasama semua komponen, dan juga material maupun keuangan. Serta dukungan pemerintah Provinsi Maluku dan Pemkab Malra, maka pembangunan gedung gereja ini dapat diselesaikan pada waktunya,” ungkapnya.

 

Baca Juga: Viral Kakek Muslim Hibahkan Tanah Buat Gereja, Ternyata Ini Alasannya

 

Kepedulian Bupati Thaher kepada seluruh umat beragama membuat dirinya dijuluki sebagai Bapak Toleransi Beragama.

Peresmian gereja ini pun dihadiri langsung oleh Gubernur Provinsi Maluku Murad Ismail, Uskup Agung Merauke MGR. Petrus Canisius Mandagi, MSC. Gubernur Murad berharap gereja ini bisa menjadi tempat umat Kristiani di Malra mendapatkan bimbingan rohani.

“Pemerintah daerah provinsi Maluku menaruh harapan besar kepada pengurus Gereja untuk dapat menjalankan peran nyata dalam pembinaan jemaat dan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara Uskup Petrus Canisius Mandagi mengapresiasi kepedulian pemerintah daerah bukan hanya untuk pembangunan gereja bagi umat Katolik tetapi juga umat Muslim dan Kristen Protestan.

 

Baca Juga: 2021 Berlin Mulai Pembangunan The House Of One, Satu Rumah Ibadah Untuk Tiga Agama

 

“Di masa pemerintahan Gubernur sekarang ini luar biasa, banyak rumah ibadah yang selesai dibangun, juga di masa Bupati ini juga luar biasa, banyak gereja di sini selesai dibangun,” ungkap Gubernur Petrus.

Semoga tindakan Bupati Thaher bisa diterapkan di berbagai wilayah di Indonesia ya.

Sumber : Berbagai Sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami