Berkat Tuhan di Tengah Lingkungan Toxic

Berkat Tuhan di Tengah Lingkungan Toxic

Claudia Jessica Official Writer
      575

Efesus 2:19-22

Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapi tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan. Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.

 

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 75; Ibrani 9; Habakuk 1-3

Ada musim dimana saya bekerja untuk sebuah perusahaan yang sangat besar dan memiliki kesalahan dalam pengelolaannya. Saya melihat banyak kecerobohan yang dilakukan oleh karyawan, dan manajemen menutup-nutupi kurangnya integritas secara keseluruhan dalam divisi saya, seperti yang diizinkan Tuhan. Karena saya tahu bahwa ketika Tuhan akan melakukan terobosan, Dia sering menempatkan orang luar sebagai katalisator untuk mempengaruhi suatu hasil, saya mulai mendoakan karyawan dan organisasi.

Kurang dari dua tahun setelah saya mulai bekerja di tempat iti, pelangi muncul di luar jendela kantor. Meskipun saya telah melihat banyak pelangi, ini adalah pertama kalinya bagi saya melihat hamparan yang begitu luas. Saya juga bisa melihat pelangi dari awal sampai akhir dari kantor tinggi saya. Tampaknya sangat dekat dengan gedung kami.

Para karyawan bangkit dari meja mereka dan berkumpul di jendela dengan kagum. Saya ada di antara mereka, dan saya tahu dalam roh saya bahwa Tuhan sedang menunjukkan sesuatu yang penting. Saya berdoa agar Dia memberi saya pengertian. Setelah Tuhan melepaskan saya dari perusahaan itu, tak lama kemudian saya mengetahui bahwa divisi itu telah dijual ke perusahaan lain, yang terletak pada ujung pelangi itu. Saya tahu dalam roh saya, ini adalah Tuhan yang menjawab doa-doa saya.

Pada dasarnya Tuhan membongkar perpecahan itu. Dia tidak hanya membersihkan rumah, Dia juga mengubah posisi rumah itu. Akibatnya, banyak orang yang pernah bekerja bersama saya melarikan diri, mereka takut pekerjaannya terancam.

Tuhan mengetahui dan melihat segala sesuatu, termasuk kepenuhan hati kita. Dia tahu keseimbangan yang tepat antara disiplin dan kemudahan yang kita butuhkan pada saat tertentu untuk menggenapi panggilan-Nya.

Struktur geraknya meliputi kekuatan, keindahan, keteraturan, dan keseimbangan. Ini menyiratkan otoritas dan ketundukan kepada otoritas dalam berbagai tingkat, sesuai dengan apa yang diperlukan untuk menopang kehidupan dan menyelesaikan misi yang dimaksudkan Allah di bumi seperti di surga.

Sebagai contoh, sebagaimana Tuhan merancang tubuh kita untuk mengandung struktur tulang, kerangka yang memungkinkan kita untuk berdiri dan bergerak, Dia juga mengilhami struktur organisasi, yang dirancang untuk melayani tujuan-Nya dan tujuan umat-Nya, yang semuanya tunduk pada Yang Mahakuasa.

Pertimbangkan kekuatan militer kita dan struktur otoritas yang ditetapkan untuk menjaga keamanan, perlindungan, ketertiban, dan kemenangan. Ketika seseorang menghadapi perang, tidak cukup hanya berpikir, membayangkan atau percaya bagaimana harus bertindak.

Seseorang harus memahami dan mengetahui struktur yang ada untuk bertempur secara efisien. Seseorang harus percaya pada otoritas yang telah ditetapkan dan memegang senjata yang ada. Seseorang harus tahu bagaimana mengoperasikan sumber daya sesuai dengan rencana strategis secara keseluruhan

Jika Anda mendapati diri Anda dalam lingkungan yang tidak saleh, maafkan orang-orang di sekitar Anda. Kemudian mintalah Tuhan untuk campur tangan, untuk merestrukturisasi struktur sesuai dengan keinginan-Nya dan untuk memposisikan Anda kembali.

Anda akan kagum dengan apa yang akan Dia lakukan, di mana Anda akan mendarat dan koneksi dan kesempatan ilahi baru yang akan Dia berikan kepada Anda jika Anda tetap dekat dengan-Nya dan mengikuti pimpinan-Nya.

 

Hak cipta oleh Margaret D. Mitchell. Disadurkan dari crosswalk.com.

Ikuti Kami