Rahasia Menang Atas Hubungan yang Sulit

Rahasia Menang Atas Hubungan yang Sulit

Lori Official Writer
      876

1 Korintus 13: 13

Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.

 

 

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 43; 2 Timotius 1; Yesaya 39-40

Hubungan tetap tidak akan sempurna karena  manusia tidak mampu mencintai tanpa syarat. Karena kejatuhan di Taman Eden, dosa menghalangi kita untuk melakukan komunikasi yang benar satu sama lain.

Hanya satu pribadi yang akan tetap sempurna di mata Tuhan. Yesus datang karena belas kasih-Nya kepada kita. 

Melalui Yesus kita bisa menemukan kemenangan dalam hidup dan hubungan kita. Bukan lewat kesempurnaan perilaku kita, tetapi melalui pengampunan dan harapan yang sempurna yang diberikan oleh kasih-Nya kepada kita.

Perjuangan adalah ‘bertarung dengan kekuatan musuh atau lawan’. Kita sering mengadu domba orang lain dengan bagaimana mereka harus memperlakukan kita. Kita mulai melawan. Tapi sebenarnya kita hanya diciptakan untuk mengasihi tanpa menuntut. 

“Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.” (1 Korintus 13: 13)

Yesus meminta kita untuk memiliki ketiga hal di dalam ayat di atas: Iman, Pengharapan dan Kasih. Dengan adanya kasih, Yesus mampu menyatukan semua pengikut-Nya. Persatuan adalah kebalikan dari perjuangan. Tidak ada yang bisa kita lakukan untuk memaksa hubungan kita berhasil tanpa kasih. 

“Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” (Markus 12: 31)

Ada saat-saat Tuhan akan menutup pintu hubungan yang tidak sehat, tetapi sebagian lainnya akan didamaikan oleh kasih-Nya. Saat kita meminta Tuhan untuk membantu kita mendeteksi masalah dalam hubungan dengan doa dan merenungkan firman Tuhan, maka Dia akan membimbing kita untuk menemukan jalan keluar.

Jadi saat kita benar-benar berjuang untuk hubungan kita, berserulah kepada-Nya. Tuhan menghendaki semua hubungan mengalami pemulihan. Tetapi kita tidak bisa mengalaminya tanpa kasih karunia-Nya. Karena itulah kita harus bisa memandang orang lain sebagai pribadi yang tidak sempurna. Ketika kita memandang Kristus sebagai teladan, Dia akan menunjukkan kepada kita cara untuk memperbaiki hubungan kita.

 

 

Hak cipta Meg Bucher, disadur dari Crosswalk.com

 


Apakah Anda butuh didoakan? Hubungi SAHABAT 24 kami melalui kontak Whatsapp 0822 1500 2424 atau klik link doa ini https://bit.ly/yjInginDidoakan

Ikuti Kami