Berhenti Murung! Tuhan Mau Memberkatimu

Berhenti Murung! Tuhan Mau Memberkatimu

Claudia Jessica Official Writer
      727

Yesaya 26: 19

“Ya, TUHAN, orang-orang-Mu yang mati akan hidup pula, mayat-mayat mereka akan bangkit pula. Hai orang-orang yang sudah dikubur di dalam tanah bangkitlah dan bersorak-sorai! Sebab embun TUHAN ialah embun terang, dan bumi akan melahirkan arwah kembali.”

 

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 80; Roma 8; Ulangan 7-8

 Dalam kisah Lukas tentang kebangkitan Kristus, para malaikat menyatakan kepada para wanita: “Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit.” (Lukas 24: 5-6). Berita Bahagia ini pasti telah membuat mereka lengah. Mereka datang ke kuburan Yesus membawa rempah-rempah penguburan untuk mengurapi tubuh Tuhan mereka yang tidak bernyawa lagi.

Namun sebaliknya, mereka bertemu dengan malaikat-malaikat yang mempesona sedang berjaga-jada di sebelah kuburan-Nya. Kubur kosong, dan mendengar berita bahwa mereka tidak akan pernah menemuka Kristus di tempat kematian dan kegelapan.

Ketika Paskah semakin dekat, sudahkah kamu mempertimbangkan aspek mana dari kehidupanmu yang ingin Tuhan berikan nafas-Nya?

Keluarga

Banyak dari kita memiliki hubungan keluarga yang kurang baik. Bahkan keadaan bisa memburuk ketika sedang berkumpul bersama. Apakah kamu sudah berdoa dengan rutin untuk angota keluargamu? Apakah kamu bersedia membuka hatimu untuk mencintai mereka sebagaimana Tuhan telah mengasihi kita semua? Ingatlah yang dikatakan 1 Korintus 13: 7

“Ia (red: kasih) menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.”

Persahabatan

Karya Kristus di kayu salib mengajarkan kita tentang persahabatan, pengampunan, dan kasih karunia mengalahkan segalanya. Beberapa jam sebelum kematiannya yang mengerikan, Yesus diabaikan, ditinggalkan, disangkal, dan dikhianati oleh teman-teman terdekatnya.

Dia bisa saja berbicara hal yang sama seperti Petrus, seseorang yang sangat dekat dalam ruang lingkupnya, ketika dia memohon di kayu salib, “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” (Lukas 23: 34). Namun, sekalipun telah ditinggalkan seorang diri dan dikecewakan, Kristus tetap mengasihi, terutama pada teman-temannya (dan dunia).

“Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.” Roma 12: 10

Pekerjaan

Sering kali sisi “baik” kita disimpan untuk teman dan orang yang kita cintai. Sedangkan di tempat kerja kita menjadi seseorang yang menurunkan standarnya. Ketika kamu merenungkan pekerjaan yang Kristus lakukan di kayu salib, dan kemuliaan atas kebangkitan-Nya, ingatlah bahwa pekerjaan kita dapat menjadi gema yang indah dari pekerjaan-Nya yang sempurna, kudus dan menyenangkan Tuhan.

“Itulah sebabnya kita berjerih payah dan berjuang, karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juruselamat semua manusia, terutama mereka yang percaya. Beritakanlah dan ajarkanlah semuanya itu. Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.” 1 Timotius 4: 10-12.

Mana area dalam hidupmu yang perlu ‘dihidupkan’ untuk memperingati Paskah? Bagaimana kamu dapat mencari Kristus setiap hari dalam hubungan dan pekerjaanmu?

 

Disadurkan dari crosswalk. Hak cipta oleh Debbie Holloway.


Kamu diberkati dengan renungan harian kami? Jika kamu rindu supaya orang lain juga diberkati sepertimu, mari dukung kami untuk terus menjangkau melalui konten-konten yang kami sediakan lewat pelayanan media kami.

Kamu bisa menjadi mitra Jawaban.com dengan berdonasi 50 ribu setiap bulannya bersama kami. Kabar baiknya, bagi kamu yang berdonasi sebesar 250 ribu setiap bulannya akan mendapatkan bonus satu buah kaos Polo. Jadi, buat kamu yang tergerak untuk bergabung yuk DAFTAR DI SINI.

 

Ikuti Kami