Di Tengah Sepimu, Tuhan Selalu Memperhatikan
Kalangan Sendiri

Di Tengah Sepimu, Tuhan Selalu Memperhatikan

Lori Official Writer
      1418

Mazmur 8: 9

Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!

 

 

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 7; Wahyu 13; Nehemia 6-7

Coba Anda pikirkan sesulit apa keadaannya saat kita menghubungi CEO sebuah perusahaan besar untuk mendiskusikan masalah satu produk yang Anda tawarkan. 

Atau bayangkan jika Anda punya kesempatan untuk berbicara secara langsung dengan Presiden kita untuk membicarakan masalah kebijakan luar negeri. Anda pasti akan berpikir bahwa itu pasti sangat menegangkan.

Para petinggi perusahaan maupun negara pasti hanya bisa memberikan sedikit waktunya untuk hal itu. Sama seperti orangtua yang sibuk bekerja dan tidak punya banyak waktu untuk mengikuti perkembangan anak-anak mereka setiap hari.

Tentu saja mustahil bagi orangtua manapun bisa mengamati setiap detik dari pertumbuhan anak-anak mereka. Karena itu bisa jadi pekerjaan penuh waktu yang harus dilakukan. 

Tetapi percaya atau tidak, Tuhan memperhatikan kita secara pribadi lebih dari yang kita pahami. Dia meluangkan waktu-Nya untuk mengamati kita setiap waktu.

Jika Anda membaca renungan ini saat Anda sedang merasa kesepian, ingatlah bahwa Tuhan juga tahu perasaan Anda yang terabaikan!

Karena itulah Dia mau Anda selalu dekat dengan Dia. Dia mau Anda menjadikan-Nya sebagai sahabat. Karena Dia tidak pernah meninggalkan Anda sendirian. Dia tidak pernah mengabaikan Anda. Dia tidak pernah menganggap doa atau permohonan Anda tidak penting. Bahkan seperti yang disampaikan Yakobus bahwa, Dia memberi dengan murah hati dan tanpa cela (Yakobus 1: 5). Dia juga memberikan yang baik tanpa ‘perubahan’ (Yakobus 1: 17).

Anda tahu alasannya kenapa? Karena itu adalah KASIH KARUNIA. Kita dilayakkan karena kasih-Nya. 

Jadi, hari ini apabila Anda sedang merasa putus asa sampaikan kepada Tuhan bahwa Anda ingin memperoleh kasih karunia-Nya.

Daud mengklaim janji Tuhan terjadi atas hidupnya bahkan ketika dia sedang menghadapi raksasa Goliat. Apakah Anda bersedia untuk menaklukkan raksasa yang ada di dalam diri Anda saat ini? Entah itu perasaan diabaikan, kepahitan, putus asa, kesepian dan perasaan-perasaan lainnya dan menyerahkannya kepada Tuhan?

Klaim kemenangan Anda seperti apa yang disampaikan oleh Daud ini: Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!

 

Hak cipta Charles R. Swindoll, disadur dari Crosswalk.com

Ikuti Kami