Dihina Karena Gak Punya Anak Tuhan Bela Saya – Maya Marlin

Family / 28 December 2021

Dihina Karena Gak Punya Anak Tuhan Bela Saya – Maya Marlin

Lori Official Writer
673

Saya suka merasa sakit hati karena dibully sama teman-teman kantor karena belum juga punya anak.

Bukan hanya dari kantor, tetapi tekanan juga muncul dari keluarga. Mereka suka tanya mana anaknya? Ayo cepat punya anak.

Padahal sebenarnya kita tahu punya anak itu bukan seperti membuat kue lalu langsung jadi. 

Jadi pada saat itu saya sudah merasa capek, putus asa dan bilang ke Tuhan kalau saya sudah tidak mungkin punya anak. Bahkan saya mengikhlaskan jika suami saya menikahi wanita lain.

Jujur sebagai seorang wanita, saya merasa gagal. Sepertinya saya merasa gak pantas jadi seorang ibu. 

 

Baca Juga: Rut Felicia, Akhirnya Bisa Hamil Setelah Divonis Mandul 7 Dokter

 

Mengalami Pengentalan Darah

Alasan kenapa saya sulit punya anak kami ketahui setelah lima tahun menikah.

Setelah lima kami melakukan pemeriksaan ke lima dokter yang berbeda, kami akhirnya menemukan bahwa penyebab saya susah hamil adalah karena saya mengalami penyakit pengentalan darah.

Saat itu harapan untuk punya anak rasanya mustahil.

Tapi ada satu momen saat saya merasa sudah sangat hancur. Saya sudah berada dititik paling rendah dan saya merasa tidak punya anak itu adalah hal yang memalukan.

Di situlah saya menangis sejadi-jadinya ke Tuhan. Saya bahkan memohon kepada Tuhan setidaknya memberikan saya satu anak saja. Jadi saya bilang ke Tuhan, “Tuhan tolong kasih satu anak saja Tuhan.”

 

Jalani Pengobatan

Pada tahun 2015, saya mulai menjalani pengobatan pengentalan darah saya. Di waktu bersamaan, suami saya harus menjalani operasi karena mengalami kista ganglion. 

Saat itu kami berkesempatan bertemu dengan seorang pendeta. Lalu kami sepakat untuk meminta didoakan supaya kami diberikan keturunan.

Pada saat itu jujur saya mengamini doa yang diucapkan oleh bapak pendeta. Walaupun saya tidak tahu apakah Tuhan akan mengabulkan doa kami atau tidak nantinya.

 

Baca Juga: Mulyati Salim: Baru Dua Bulan Hamil, Aku Malah Divonis Akan Mati

 

Enam bulan kemudian, suatu hari saya jatuh di kamar mandi. Saya sempat pingsan tapi saya kembali sadar. Setelah kejadian itu, saya langsung minta ke suami saya untuk di-test pack. 

Itu adalah kabar yang mengejutkan saya dan suami. Ternyata hasil test pack menyatakan saya positif.

Ketika doaku dijawab oleh Tuhan, aku merasa Tuhan itu lebih dari orangtua saya. Pada saat saya merasa dipermalukan karena belum punya anak, saya hanya bisa mengadu ke Tuhan.

Tuhan tidak pernah menuduh saya. Dia tidak pernah bilang ke saya, “Ini salah kamu.”

Melalui keluarga saya, kami melihat kuasa Tuhan terjadi. Tidak ada alasan buat kami untuk meragukan kuasa-Nya.

 

 

Apakah Anda butuh dukungan doa? Hubungi SAHABAT 24 kami melalui kontak Whatsapp 0822 1500 2424 atau klik link doa ini: https://bit.ly/InginDidoakan

 

 

Sumber : Solusi TV | Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami