Bersaksi di Gereja, Jonas dan Asmirandah Malah Diancam Bom

Bersaksi di Gereja, Jonas dan Asmirandah Malah Diancam Bom

Lori Official Writer
530

Perjalanan rumah tangga Jonas Rivanno da Asmirandah memang sempat mengundang perhatian publik. Namun setelah hampir 8 tahun memilih diam, akhirnya pasangan ini buka suara terkait persoalan yang mereka hadapi sejak menikah.

Hal ini disampaikan oleh Rivanno dalam bincang-bincang bersama Daniel Mananta di Youtube Channelnya ‘Daniel Tetangga Kamu’. Mereka pun menceritakan bahwa setelah Asmirandah mantap menganut keyakinan sebagai Kristen, keduanya fokus untuk memberikan kesaksian hidup mereka ke gereja-gereja.

Namun siapa sangka, suatu kali ketika hendak bersaksi di satu gereja mereka malah mendapat ancaman bom.

“Kita pernah tuh suatu saat ketika kita datang di satu daerah, kita datang ke sana tiba-tiba kita dapat ancaman kalau sampai kita bersaksi, tempat untuk KKR-nya itu mau dibom,” ungkap Rivanno.

 

Baca Juga: Diproses Sejak Menikah, Asmirandah Sebut Tuhan Ahli Mengubah Kutuk Jadi Berkat

 

Ancaman ini sendiri datang sehari sebelum acara dilakukan. Sehingga pihak gereja segera melakukan penyusuran di bagian-bagian gereja dan menemukan bahan peledak yang diduga berasal dari sumber ancaman tersebut.

“Satu hari sebelum kita tiba, memang di side dimana KKR emang udah nemuin bom di bawah panggungnya,” lanjutnya.

Meski di tengah rasa takut dan kuatir yang dialami oleh pihak penyelenggara KKR dan bahkan pendeta, saat itulah pria yang akrab disapa Vanno ini menyampaikan apa yang dia percaya yaitu mati adalah keuntungan.

“Gue bilang ke mereka, kalau kita mati ketika lagi melayani Tuhan itu menjadi suatu kehormatan buat kita. Karena di Alkitab kan ditulis ‘mati adalah keuntungan’,” ungkapnya.

Kalimat itulah yang meyakinkan kembali pihak gereja untuk melanjutkan KKR. “Akhirnya gembalanya diem, terus kita berdoa, terus lanjutin KKR ini,” kata Asmirandah.

Vanno mengakui bahwa keputusan untuk melanjutkan KKR bisa dibilang hal yang konyol. Tetapi dia benar-benar yakin jika Tuhan sendiri yang mendorongnya untuk tidak berhenti sampai di situ.

“Kita cuma percaya, orang yang main-main sama Tuhan, orang yang main-main sama hamba-hamba Tuhan dan orang yang main-main sama kita anak Tuhan itu urusan langsung sama Tuhan,” terangnya.

 

Baca Juga: #HariAyahNasional: Begini Cara Jonas Rivanno Atasi Ketakutan Jadi Ayah Baru

 

Sampai akhirnya KKR ini berlangsung dengan aman dan lancar selama 3 hari penuh.

Vanno percaya bahwa semua itu berkat perlindungan dan penyertaan dari Tuhan semata. 

Pengalaman ini pun membuat keduanya semakin kuat dan bertumbuh di dalam Tuhan. Bahkan hingga hari ini, keduanya selalu terbuka untuk memberikan waktu melayani Tuhan. 

Kita percaya bahwa kesaksian seseorang punya kuasa untuk memulihkan hidup orang lain. Mari belajar dari pasangan Jonas Rivanno dan Asmirandah bahwa dalam kondisi berbahaya seperti yang mereka alami, kita tidak perlu takut. Karena ada Tuhan yang setia melindungi dan berperang atas musuh-musuh kita.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami