Pecat Karyawan Lewat Zoom, Pantaskah Dilakukan Seorang Pemimpin?
Sumber: Freepik.com

Finance / 9 December 2021

Kalangan Sendiri

Pecat Karyawan Lewat Zoom, Pantaskah Dilakukan Seorang Pemimpin?

Lori Official Writer
2931

Pemimpin perusahaan hipotek Better.com, Vishal Garg diketahui memecat sebanyak 900 karyawannya hanya melalui zoom. Dalam sebuah pertemuan zoom, dia mengundang semua karyawan yang hendak di-PHK dan menyampaikan bahwa mereka yang hadir adalah karyawan yang akan diberhentikan dari perusahaan tersebut.

“Jika Anda menerima panggilan ini, Anda adalah bagian dari kelompok yang akan diberhentikan,” kata Garg lewat pertemuan zoom tersebut.

Pemecatan inipun dianggap tidak pantas. Karena seorang pemimpin tidak seharusnya memecat dengan cara tidak hormat seperti itu. Akibatnya tiga petinggi perusahaan tersebut memutuskan untuk resign, diantaranya dua Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) Tanya Gillogley dan Melanie Hahn serta VP Communication perusahaan Patrick Lenihan.

Lalu pertanyaannya adalah apakah seorang pemimpin memang pantas memecat karyawan dengan cara seperti ini?

 

Baca Juga: 3 Pertanyaan Ini Perlu Anda Jawab Jika Anda Menyebut Diri Seorang Pemimpin

 

Secara pribadi Garg meminta maaf atas tindakannya tersebut. Dia mengakui bahwa tindakan tersebut justru hanya akan memperburuk keadaan perusahaan. 

“Saya gagal menunjukkan rasa hormat dan penghargaan yang sesuai untuk individu yang terkena dampak dan kontribusi mereka untuk Better. Saya memiliki keputusan untuk melakukan PHK, tetapi dalam mengkomunikasikannya, saya melakukan kesalahan eksekusi. Melakukannya, mempermalukan diri sendiri,” ungkapnya.

Setiap karyawan tentu saja ingin diperlakukan dengan baik oleh pemimpin dan perusahaan. Menghargai setiap dedikasi yang mereka berikan untuk perusahaan. Karena perusahaan harus memahami bahwa karyawan adalah aset paling berharga yang dimiliki perusahaan. Sehingga harus diperlakukan dengan hormat. 

Sekalipun kondisi perusahaan tampak sedang sulit, bukan berarti pemimpin perusahaan bisa melakukan pemecatan dengan sembarangan. 

Bahkan di tengah keadaan sulit, perusahaan membutuhkan pemimpin yang bijaksana. 

 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
123Tampilkan Semua

Ikuti Kami