Firman Tuhan Mengubahku Dari Pelaku KDRT Jadi Suami yang Benar – Gelbon Sianturi

Firman Tuhan Mengubahku Dari Pelaku KDRT Jadi Suami yang Benar – Gelbon Sianturi

Lori Official Writer
351

Setelah menikah selama kurang lebih satu tahun di Medan dan bekerja di sana, kemudian kami pindah ke Jakarta.

Tetapi apa daya, selama berbulan-bulan saya masih menganggur. Sampai saya mendengar mertua saya menyebut saya tidak punya masa depan. Itu adalah awal mulai munculnya pertengkaran demi pertengkaran.

Istri saya bahkan sempat mulai goyah. Namun karena saya menyadari tanggung jawab saya, akhirnya saya memilih untuk mengamen.

Setelah enam bulan mengamen di terminal, istri saya tiba-tiba datang dan membawa selembar kertas. Dia hanya meminta tanda tangan untuk surat cerai.

Dunia saya seakan runtuh. Rasanya ada yang hilang dari diri saya. Namun karena teman, saya bisa membagikan masalah saya. Sampai akhirnya dia mengajak saya untuk ibadah.

Di gereja, saya berdoa meminta sama Tuhan supaya saya bersatu lagi (dengan istri saya). Saya akhirnya berhasil membawa istri saya kembali ke rumah. 

Sebagai seorang suami dan ayah, saya tidak mau jadi pengamen selamanya. Jadi saya kursus elektronik dan membuka usaha servis di rumah. 

 

Baca Juga: Deritaku Saat Sedang Hamil, Suami Tega KDRT dan Selingkuh – Masnita

 

Sering KDRT

Tetapi dalam perjalannya, saya suka marah-marah. Dia harus tahu alat-alat (elektronik) yang saya punya. Kalau dia tidak tahu, saya marah-marah.

Setiap bulan, kami punya pembukuan pemasukan dan pengeluaran. Saya lihat kok gak sesuai antara pemasukan dan pengeluaran. Saya pun mulai curiga kepada istri saya.

Sekali waktu, saat istri saya menjawab saat saya marah tiba-tiba saya menusuknya dengan gunting di bagian paha. 

 

Mengalami Lawatan Tuhan

Suatu minggu, anak perempuan saya pulang dari gereja dengan kondisi menangis. Dia bilang bapak sama ibu gak ada di gereja. Sementara teman-temannya dapat tanda tangan dari orangtua. Dia lalu menunjukkan sebuah buku yang harusnya saya tanda tangan. Di situlah saya dilawat Tuhan. 

Tak lama dari situ, pendeta gereja kami pun datang ke rumah. Dia menyampaikan kepada saya dan istri untuk berfungsi sebagai bapak dan ibu bagi anak-anak kami. 

Dengan bimbingan dari pendeta, saya mulai rajin membaca Alkitab. Hidup saya banyak sekali diubahkan, bahkan setiap membaca firman Tuhan yang menyentuh hati saya tentang kehidupan suami istri, saya mengingat kekurangan saya pada saat itu. Saya ingat perilaku saya yang sangat jahat kepada istri saya.

Dari sana, saya mulai belajar untuk memiliki karakter yang baik. Seperti ditulis dalam Amsal 31: 11, “Hati suaminya percaya kepadanya, suaminya tidak akan kekurangan keuntungan.”

 

Baca Juga: 

Aku Terlalu Paranoid Diselingkuhi Sama Istri - Haryanto

Derita Suami Punya Istri Cerewet, Sampai Minta Tuhan Cabut Nyawanya

 

Setiap membaca firman Tuhan, hati saya seperti ditusuk-tusuk. Saya seperti dihakimi. Di situlah saya dilawat oleh Tuhan melalui firman-Nya.

Saya berdoa, “Tuhan selamatkan saya. Selamatkan keluarga saya.”

Bukan hanya itu, saya juga mulai mempelajari karakter saya dan mengasihi Tuhan.

Ketika saya mulai diubahkan, istri saya juga mengalami hal yang sama. Sehingga hubungan saya dengan dia juga diubahkan. Semuanya dipulihkan Tuhan dengan luar biasa.

Saya bersyukur sama Tuhan bisa berubah. Dari situlah saya percaya dengan firman Tuhan bahwa supaya diberkati, saya harus menjadi suami yang takut akan Tuhan. Itu yang memulihkan rumah tangga saya dari semua perilaku saya sebelum hidup sepenuhnya di dalam Tuhan.

 

 

 

Apakah kamu butuh dukungan doa? Hubungi SAHABAT 24 kami melalui kontak Whatsapp 0822 1500 2424 atau klik link doa ini: https://bit.ly/InginDidoakan

Sumber : Solusi TV | Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami