1. Kita harus berani mengambil risiko untuk menggunakan talenta kita sepenuhnya. Risiko diperhadapkan kepada kita mungkin soal keuangan, kondisi fisik/psikologis dan ketidakpastian masa depan.
2. Risiko yang Tuhan perhadapkan kepada kita akan selalu bertujuan untuk meninggikan nama-Nya.
3. Menjalani panggilan kita dan mengejar impian yang Tuhan taruhkan dalam diri kita kemungkinan besar akan membutuhkan tekad untuk berani mengambil risiko.
4. Kita harus mengelola rasa takut kita saat Tuhan menaruh panggilan khusus dalam diri kita.
5. Kita harus bertanggung jawab atas apa yang sudah Tuhan percayakan dalam hidup kita.
Baca Juga: 6 Tanggung Jawab yang Harus Anda Lakukan Lewat Pekerjaan Menurut Alkitab
Apakah Anda merasa Tuhan sedang memanggil Anda untuk menulis buku, menyelesaikan gelar sarjana, memulai pelayanan, melakukan kegiatan misi atau membuat pelatihan untuk memotivasi orang lain. Apapun panggilan yang Tuhan percayakan, hanya akan berhasil dilakukan saat kita mengandalkan kuasa-Nya. Keberanian karena iman akan mendorong kita untuk siap mengambil risiko. Semakin besar panggilan itu, semakin besar pula doa yang kita butuhkan untuk menjadikannya berhasil.
Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! - Yeremia 17: 7
Sumber : Jawaban.comIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”