Ditulis Dalam Alkitab, Ini Alasan Orang Kristen Harus Peduli Dengan Perubahan Iklim

Ditulis Dalam Alkitab, Ini Alasan Orang Kristen Harus Peduli Dengan Perubahan Iklim

Lori Official Writer
669

Menurut NASA, perubahan iklim (climate change) adalah segala kondisi yang membuat planet bumi berubah termasuk diantaranya pemanasan global, pergeseran lempeng bumi, menyusutnya gletser gunung es dan pergeseran musim di berbagai belahan negara.

NASA juga menggambarkan bahwa pemanasan global sebagai pemanasan jangka panjang dari sistem iklim bumi karena aktivitas manusia, terutama pembakaran bahan bakar fosil yang meningkatkan gas rumah kaca dan menyebabkan panas di atmosfer bumi.

Dampak terburuk dari pemanasan global ini adalah bumi akan hancur dan manusia tidak lagi mampu menjalani kehidupannya secara normal.

Karena itulah dianggap penting bagi semua orang untuk peduli terhadap perubahan iklim. Hal ini menjadi salah satu mandat yang harus dijalankan oleh setiap orang seperti disampaikan dalam Kejadian 1: 26-28:

“Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."”

Tuhan memberi manusia tanggung jawab dan hak istimewa supaya kita memperhatikan cara kita memperlakukan lingkungan.

Salah satu langkah kecil untuk menjaga lingkungan adalah mendaur ulang barang, mengurangi bahan bakar fosil atau bahkan sekadar mengurangi pembuangan sampah yang sulit untuk didaur ulang.

 

Baca Juga:

‘Gereja Hijau’ Jadi Tren di Eropa. Apa Itu?

Gereja Ramah Lingkungan Mulai Berkembang

 

Peran Orang Kristen Dalam Perubahan Iklim

Orang Kristen dari semua aliran gereja harus memahami bahwa Tuhan mempercayakan bumi sebagai tempat sementara untuk kita berlindung. Bumi diibaratkan seperti kebun anggur dalam perumpamaan Yesus (Matius 21: 33-46).

Tuhan mempercayakan kebun anggur ini kepada kita dan tugas kita untuk merawat tanah dan tanaman-Nya. 

Tuhan memberi manusia ‘kuasa’ atas ciptaan-Nya (Kejadian 1: 28). Tetapi bukan berarti manusia bebas melakukan apa saja, termasuk menyalahgunakan sumber daya bumi dengan sembarangan. Tuhan mau kita merawat dengan cara bekerja sama dengan bumi. Manusia memelihara dan menjaga sementara bumi memberi hasilnya.

Dalam pertemuan pemimpin negara di KTT COP26 di Glasgow, Skotlandia, sebanyak 2200 gereja dan lebih dari 700 pemimpin gereja menandatangani Deklarasi Waktu Sekarang tentang ‘revolusi energi hijau’ untuk mengurangi emisi global yang berdampak buruk bagi alam.

Gereja juga berharap supaya para pemimpin negara dari berbagai belahan negara ikut bekerja sama untuk tidak takut menetapkan target untuk memperlambat perubahan iklim. Sehingga ke depan planet bumi masih bisa menjadi tempat berlindung dan hidup manusia.

 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami