Bukan Klaster! 7 Sekolah di Jakarta Ditutup Sementara Demi Hal Ini...

Bukan Klaster! 7 Sekolah di Jakarta Ditutup Sementara Demi Hal Ini...

Claudia Jessica Official Writer
273

Sejak mulai pembelajaran tatap muka (PTM) pada 30 Agustus 2021 lalu, terdapat 7 sekolah yang ditutup sementara lantaran covid-19.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. Riza menyebut sekolah yang ditutup lantaran ditemukan kasus positif.

“Hasil evaluasi PTM per 27 September terdapat tujuh sekolah yang diberlakukan penutupan sementara karena kasus positif dan satu karena melanggar protokol kesehatan,” katanya pada hari Rabu (29/09/2021).

Salah satunya adalah SDN 05 Jagakarsa karena melanggar protokol kesehatan. Kasus lainnya ditemukan di SDN Klender 03 Pagi dengan 2 kasus positif, SMK 66 Jakarta dengan 1 guru positif terpapar di rumah, SD 02 Pondok RanGgon dengan 1 siswa diduga terpapar di rumah, SMP PGRI 20 dengan 1 guru positif diduga dari luar sekolah, SMA 25 dengan 1 guru positif, SMA 20 dengan 1 siswa positif, dan SD 05 Jagakarsa ditutup karena melanggar protokol kesehatan.

Meski demikian, Riza menegaskan sekolah ditutup terjadi bukan karena adanya klaster sekolah. Klaster didefinisikan ketika penyebaran virus terjadi di sekolah. Maka dari itu, keputusan untuk menutup sekolah sementara memiliki tujuan untuk memastikan tidak menimbulkan klaster penularan itu sendiri.

“Mereka positif, tetapi kemudian terpapar di rumah, diduga mereka tertular di rumah,” ujarnya di Balai Kota.

Guna mencegah hal tersebut terjadi lagi, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan terus melakukan tes covid-19 secara acak di sekolah yang menggelar PTM.

“Active finding case, yaitu melakukan tes PCR secara sampling di 46 sekolah yang mengikuti PTM terus kita lakukan, kita tunggu nanti hasilnya,” pungkasnya.

Sebagai penutup, Riza mengingatkan seluruh sekolah yang menggelar PTM agar disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan sebagaimana perlindungan untuk mencegah penularan covid-19.

“Prinsipnya sekolah kami minta untuk konsisten melaksanakan protokol kesehatan secara ketat, patuh, disiplin, dan bertanggungjawab. Mudah-mudahan dari tujuh sekolah ini tidak ada lagi terpapar.”

Dengan ditutup sementara sekolah-sekolah tersebut, semoga antisipasi pencegahan penularan covid-19 ini dapat berjalan efektif. Kita juga berdoa agar seluruh warga sekolah yang terinfeksi dapat segera pulih dan kembali beraktivitas dengan seperti sedia kala. Kita juga berharap agar PTM ini dapat berjalan dengan baik agar siswa dapat belajar langsung di sekolah dengan lebih baik dan baik siswa, guru, serta warga sekolah lainnya selalu sehat.

Sumber : kompas.com
Halaman :
1

Ikuti Kami