Bak Orang Samaria, 5 Orang Ini Selamatkan Pasangan yang Terjebak Di Mobil yang Terbakar

Bak Orang Samaria, 5 Orang Ini Selamatkan Pasangan yang Terjebak Di Mobil yang Terbakar

Claudia Jessica Official Writer
266

Ken dan Joan Williamson adalah pasangan lansia berusia 90-an yang tengah berlibur ke San Diego dari Phoenix, Arizona. Naas, mobil mereka terbakar di jalan raya California setelah menabrak bagian belakang sepanjang jalan Interstate 8 di Lakeside pada Senin sore.

Ketika hal itu terjadi, sebuah mobil dengan lima pria di dalamnya melintas. Melihat mobil yang terbakar, kelima pemuda tersebut segera turun dan membantu Ken dan Joan.

“Itu terjadi begitu cepat, dan kami langsung beraksi,” kata Jeff Lucas Samaritan, salah satu dari lima pemuda yang menolong Ken dan Joan sebagaimana dilansir dari christianheadlines. “Ada orang yang membutuhkan bantuan kami, dan tidak ada seorang pun di sana (selain kami) untuk membantu. Kami berpikir ‘wah, mobilnya akan segera meledak’ karena api berada di dekat tangki bensin,” tambahnya.

“Kami berlari ke sana. Sebagian menyelamatkan istri, dan dua orang lainnya menyelamatkan suami yang ada di tempat pengemudi,” jelas Samaritan Harry Hemphill. “Bahkan sewaktu pria tua itu tergeletak di tanah dengan tangan yang terbakar parah, dia tidak tampak kesakitan. Dia lebih mengkhawatirkan istrinya.

Keluarga Williamson terbakar dan dibawa ke rumah sakit. Salah satu orang Samaria yang baik hari bernama Barry juga terbakar dan mendapatkan perawatan di rumah sakit usai menyelamatkan Ken Williamson yang ada di kursi pengemudi untuk keluar dari mobil.

“Kamu baru saja melihat orang ini dan dia terjebak di sabuk pengamannya. Jadi kami membuka pintu dan melepaskan sabuk pengaman. Teman saya, Barry mengeluarkannya dari mobil dan membawanya ke sisi jalan,” Samaritan Andre Leggett menjelaskan.

Kelima pahlawan tersebut adalah penduduk East County Transitional Living Center yang dibentuk oleh Southern Baptist Association dan Kota El Cajon memberikan kehidupan yang lebih baik bagi ratusan pria, wanita, dan anak-anak tunawisma.

Hemphill, yang hidupnya telah diubah oleh program tersebut menjelaskan bagaimana dia mungkin saja tidak akan membantu pasangan itu jika terjadi di masa lalu.

“Ada saat dimana orang seperti kita, seperti saya tidak akan melakukannya. Kami bisa saja terus mengemudi (tanpa memperdulikan mobil yang terbakar). Tapi karena program ECTLC, kami berubah. Dalam perubahan itu, kami tidak hanya berubah menjadi pribadi yang tidak egois, namun juga memperdulikan orang lain,” kata Hemphill.

“Saya telah berjuang dengan masalah saya sendiri dalam hidup saya,” kata Leggett. “Sata telah menjadi orang yang sangat egois dalam sebagian besar hidup saya, dan saya ingin orang lain melakukan itu (menolong orang lain) untuk ibu dan ayah saya.”

Kelima pemuda tersebut membuktikan besarnya dampak sebuah komunitas yang benar. Ketika kita berada di komunitas yang baik,

Tidak hanya sifat buruk yang berubah menjadi lebih baik, kita juga bisa memiliki teman untuk saling berbagi, bahu-membahu mengatasi suatu persoalan, hingga dewasa secara rohani.

BACA JUGA: 8 Alasan Kenapa Kita Perlu Tergabung Dalam Komunitas Orang Percaya

Sumber : christianheadlines.com
Halaman :
1

Ikuti Kami