4 Rahasia Paulus Mengatasi Kekhawatiran. Bisa Diajarkan Kepada Anak Anda Juga Lho!

4 Rahasia Paulus Mengatasi Kekhawatiran. Bisa Diajarkan Kepada Anak Anda Juga Lho!

Claudia Jessica Official Writer
328

Dunia yang berubah secara dramatis akibat pandemi c-19 membuat kita harus beradaptasi dengan berbagai gaya hidup baru. Perubahan ini mungkin membuat kita kesulitan, bingung, dan mungkin juga depresi.

Namun kita bukanlah satu-satunya orang yang mengalami kecemasan tersebut, anak-anak kita juga mungkin merasakan hal yang sama dan kita perlu memberi mereka panduan yang dapat diandalkan dan dipraktikkan sehari-hari untuk memberikan ketenangan.

Alkitab memberikan panduan untuk mengatasi kecemasan seperti ini dan kita dapat mengajarkannya kepada anak-anak kita. Rasul Paulus mengetahui tentang kecemasan seperti ini dan dalam suratnya kepada jemaat Filipi, Pulus memberitahu mereka untuk tidak perlu cemas karena Tuhan menjaga kita semua.

Inilah yang dikatakannya dalam Filipi 4: 4-9

Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat! Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.

Lakukan 4 hal ini

Untuk mengatasi kecemasan dan mendatangkan damai sejahtera Allah, Paulus mengatakan kepada kita untuk melakukan empat hal yang dicatat dalam Firman Tuhan berikut:

Oh ya, saya akan menggunakan akronim dari Bahasa Inggris CALM, untuk membantu anda mengingatnya dengan lebih mudah.

C – Celebrate God and His goodness (Rayakan kebaikan Tuhan dan kebaikan-Nya)

Dalam ayat 4, Paulus berkata, “Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan!”

Ketika kita ingat identitas Tuhan dan apa yang telah Dia lakukan, kita dapat merasakan sukacita yang penuh. Sukacita penuh biasanya akan membuat kita ingin merayakan kebaikannya dengan tindakan kita.

A – Ask God for help (Mintalah bantuan Tuhan)

Dalam ayat 6, Paulus berkata, “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.”

Ketika kita berdoa dan meminta bantuan Tuhan, kita membiarkan Tuhan mengambil allih kecemasan dan kekhawatiran dari dalam diri kita sehingga kita tidak perlu membawa beban itu seorang diri.

L – Look at the bright side (Lihat sisi baiknya)

Ayat 6 juga mengungkapkan untuk “Selalu bersyukur.”

Tindakan dan pikiran positif cenderung mendatangkan perasaan yang baik. Demikan pula sebaliknya, tindakan pikiran yang negatif akan membawa pengaruh buruk pada hati kita.

Jika kita mampu berterima kasih kepada Tuhan atas hal-hal baik dalam hidup kita, hal tersebut dapat membantu melihat situasi kita dengan lebih positif dan menghilangkan perasaan cemas.

M – Meditate on good things (Merenungkan hal-hal yang baik)

Ayat 8 Paulus mengatakan, “Semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.”

Ketika kita merenungkan hal-hal yang baik, otak dan hati kita terasa lebih damai. Tidak ada salahnya untuk mempersiapkan diri untuk hari esok. Dan tidak ada salahnya juga bersiap untuk hari esok. Namun, kekhawatiran yang terlampau jauh akan tidak bisa mendatangkan kesejahteraan.

Dengan mengantongi senjata yang Tuhan berikan untuk mengatasi kecemasan, Anda dan anak-anak Anda akan meningkatkan peluang untuk hidup bahagia dan penuh sukacita.

Sumber : christianparenting.org
Halaman :
1

Ikuti Kami