Terlilit Hutang 1.4 Miliar Udah Gak Ada Harapan, Ya Lebih Baik Mati Aja - Christiana

Terlilit Hutang 1.4 Miliar Udah Gak Ada Harapan, Ya Lebih Baik Mati Aja - Christiana

Lori Official Writer
3354

Aku masuk dalam pusaran hutang. Jadi gak heran kalau aku selalu berharap setiap hari adalah malam, karena setiap kali bangun tidur aku harus berhadapan dengan debt collector.

Waktu itu aku sudah putus asa. Sama sekali gak lagi ada harapan. Karena itu kadang aku berpikir lebih baik mati saja. 

 

Berhutang Karena Biaya Rumah Sakit 

Awal aku berhutang itu karena harus membiayai pengobatan papa. Papa sakit parah dan harus masuk ICU. Depositnya gak main-main, bahkan mencapai angka 20-30 juta dan itu berlangsung selama satu bulan.

Untuk semua biaya ini, aku terpaksa membayar dengan kartu kredit. Untuk pembayaran kartu inilah aku mulai memutar uang hasil usahaku. Akibatnya, perputaran uang hasil usahaku jadi terganggu.

Supaya usahaku terus jalan, aku memutuskan untuk mengambil KTA (Kredit Tanpa Agunan). Kalau dihitung, total kartu kredit yang aku punya mencapai 20 dengan jumlah pinjaman totalnya Rp 1.4 miliar.

 

Baca Juga: Christina : Jerat Utang di 9 Pinjaman Online Buatku Depresi Berat Karena Debt Collector

 

Diteror Debt Collector Berkali-kali

Besarnya hutang yang aku punya membuatku harus menerima perlakuan kasar dan ancaman dari para debt collector. Suatu kali yang paling parah, aku diseret sama debt collector dengan kondisi di kanan kiriku terdapat pisau. 

Saat itulah aku merasa hidupku sudah berakhir!

Tekanan dan rasa putus asa semakin menjadi-jadi karena suamiku menyalahkan aku sepenuhnya. Saking stressnya, tanpa sadar aku bisa berjalan tanpa tujuan. Ini aku lakukan demi menghindar dari para debt collector yang setiap hari pasti selalu datang ke rumah.

Kondisi ini aku alami selama lima tahun. Gak ada seorangpun yang mau tahu soal kondisi dan apa yang sedang aku hadapi. Banyak orang yang mulai berpikir kalau aku hanya menghubungi mereka hanya untuk meminjam duit. Jadi kebanyakan dari mereka mulai bersikap acuh.

 

Alami Pemulihan

Di tahun 2013, suatu kali aku diajak oleh seorang teman ke satu ibadah gereja. Setelah ibadah selesai, seorang hamba Tuhan yang menghampiri aku. Dia memulai percakapan dan mengajari, membimbing dan mengarahkan aku bahwa “hanya dekat Tuhan dan punya pengenalan yang benar akan Tuhanlah terjadi pemulihan”.

Waktu itu aku dikuatkan lewat firman Tuhan di 1 Korintus 10: 13 bahwa, “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia...” Itu yang aku pegang!

Dari situlah aku mulai memikirkan kalau Tuhan pasti akan buka jalan keluar yang baik buat masalahku. 

Hingga akhirnya, aku bertemu dengan seorang mentor. Melalui dia, aku dibimbing selama satu tahun secara intens. Aku diajari dan diarahkan cara mengatasi setiap masalah yang aku hadapi satu per satu. Sampai akhirnya, kami bertemu dengan klien-klien tetap yang jadi langganan usaha kami.

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA -->

Bukan hanya itu, Tuhan juga membukakan jalan lain untuk masalah kami. Waktu itu aku mendapat pekerjaan yang lebih baik. Dan dalam waktu yang terbilang singkat, kami berhasil melunasi hutang kami sebesar Rp 1.4 miliar itu.

Saat ini aku menjalani kehidupan yang lebih baik. Dulu waktu masih terlilit hutang, untuk jalan pun aku memilih untuk tunduk karena malu. Dulu aku dikenal sebagai perempuan tukang hutang. Tapi sekarang, Tuhan angkat dan diizinkan untuk melayani orang-orang yang mengalami hal-hal yang aku alami. 

Aku percaya waktu Tuhan izinkan sesuatu terjadi dalam hidupku, Tuha punya rencana yang luar biasa atas hidupku yaitu melayani orang-orang yang mengalami hutang sepertiku.

 

Baca Juga: Kesaksian Esther, Diberi Kekuatan Hadapi Persoalan Rumah Tangga Lewat Sahabat 24

 

Hidupku berubah total seperti sekarang ini gak lepas dari pelajaran berharga ini. Pengenalanku akan Tuhan dirubah total. Melalui mentor yang membimbingku, aku diajar untuk punya pengenalan yang benar akan Tuhan. Pengenalan yang benar akan Tuhan yang mengubah pikiran dan cara pandangku. 

Pelajaran yang aku dapat dari peristiwa yang aku alami, yang pertama setiap kejadian yang ada dalam hidup kita ada dalam kendali Tuhan. Tuhan gak pernah membiarkan kita sendirian. Yang kedua, ada tujuan yang Tuhan mau nyatakan dalam hidup kita. Ketiga, Tuhan mau menyatakan kebesaran-Nya dalam hidup kita. Jadi aku mau bagikan karya Tuhan yang aku lihat dengan mata kepalaku sendiri kepada orang lain.  Aku mau sampaikan kepada semua orang kalau Tuhan gak pernah meninggalkan kita dalam kondisi apapun yang kita alami. 

Jadi jangan pernah menyerah! Milikilah pengenalan yang benar akan Tuhan. 

 

 

Apakah kamu butuh dukungan doa? Hubungi SAHABAT 24 kami melalui kontak Whatsapp 0822 1500 2424 atau klik link doa ini https://bit.ly/ButuhDukunganDoa

 

Sumber : Solusi TV | Jawaban.com
Halaman :
Tampilkan per Halaman

Ikuti Kami