Terlilit Hutang 1.4 Miliar Udah Gak Ada Harapan, Ya Lebih Baik Mati Aja - Christiana

Terlilit Hutang 1.4 Miliar Udah Gak Ada Harapan, Ya Lebih Baik Mati Aja - Christiana

Lori Official Writer
2488

Aku masuk dalam pusaran hutang. Jadi gak heran kalau aku selalu berharap setiap hari adalah malam, karena setiap kali bangun tidur aku harus berhadapan dengan debt collector.

Waktu itu aku sudah putus asa. Sama sekali gak lagi ada harapan. Karena itu kadang aku berpikir lebih baik mati saja. 

 

Berhutang Karena Biaya Rumah Sakit 

Awal aku berhutang itu karena harus membiayai pengobatan papa. Papa sakit parah dan harus masuk ICU. Depositnya gak main-main, bahkan mencapai angka 20-30 juta dan itu berlangsung selama satu bulan.

Untuk semua biaya ini, aku terpaksa membayar dengan kartu kredit. Untuk pembayaran kartu inilah aku mulai memutar uang hasil usahaku. Akibatnya, perputaran uang hasil usahaku jadi terganggu.

Supaya usahaku terus jalan, aku memutuskan untuk mengambil KTA (Kredit Tanpa Agunan). Kalau dihitung, total kartu kredit yang aku punya mencapai 20 dengan jumlah pinjaman totalnya Rp 1.4 miliar.

 

Baca Juga: Christina : Jerat Utang di 9 Pinjaman Online Buatku Depresi Berat Karena Debt Collector

 

Diteror Debt Collector Berkali-kali

Besarnya hutang yang aku punya membuatku harus menerima perlakuan kasar dan ancaman dari para debt collector. Suatu kali yang paling parah, aku diseret sama debt collector dengan kondisi di kanan kiriku terdapat pisau. 

Saat itulah aku merasa hidupku sudah berakhir!

Tekanan dan rasa putus asa semakin menjadi-jadi karena suamiku menyalahkan aku sepenuhnya. Saking stressnya, tanpa sadar aku bisa berjalan tanpa tujuan. Ini aku lakukan demi menghindar dari para debt collector yang setiap hari pasti selalu datang ke rumah.

Kondisi ini aku alami selama lima tahun. Gak ada seorangpun yang mau tahu soal kondisi dan apa yang sedang aku hadapi. Banyak orang yang mulai berpikir kalau aku hanya menghubungi mereka hanya untuk meminjam duit. Jadi kebanyakan dari mereka mulai bersikap acuh.

 

Alami Pemulihan

Di tahun 2013, suatu kali aku diajak oleh seorang teman ke satu ibadah gereja. Setelah ibadah selesai, seorang hamba Tuhan yang menghampiri aku. Dia memulai percakapan dan mengajari, membimbing dan mengarahkan aku bahwa “hanya dekat Tuhan dan punya pengenalan yang benar akan Tuhanlah terjadi pemulihan”.

Waktu itu aku dikuatkan lewat firman Tuhan di 1 Korintus 10: 13 bahwa, “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia...” Itu yang aku pegang!

Dari situlah aku mulai memikirkan kalau Tuhan pasti akan buka jalan keluar yang baik buat masalahku. 

Hingga akhirnya, aku bertemu dengan seorang mentor. Melalui dia, aku dibimbing selama satu tahun secara intens. Aku diajari dan diarahkan cara mengatasi setiap masalah yang aku hadapi satu per satu. Sampai akhirnya, kami bertemu dengan klien-klien tetap yang jadi langganan usaha kami.

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA -->

Sumber : Solusi TV | Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami